Iduladha 1438 H

39 Ekor Sapi dan 5 Kambing Dikurban Sivitas UNM, Ini Ajakan Prof Husain Syam

Pelaksanaan Salat Iduladha 1438 H yang diselenggarakan di lantai dasar Menara Phinisi UNM,

39 Ekor Sapi dan 5 Kambing Dikurban Sivitas UNM, Ini Ajakan Prof Husain Syam
HANDOVER
Rektor UNM Prof Dr Husain Syam, MTP mengikuti Pelaksanaan Salat Iduladha 1438 H yang diselenggarakan di lantai dasar Menara Phinisi UNM, Jumat (1/9/2017). Hadir para wakil rektor, Dekan Fakultas serta masyarakat di sekitar Gedung Pinisi. 

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR - Rektor UNM Prof Dr Husain Syam, MTP mengikuti Pelaksanaan Salat Iduladha 1438 H yang diselenggarakan di lantai dasar Menara Phinisi UNM, Jumat (1/9/2017). Hadir para wakil rektor, Dekan Fakultas serta masyarakat di sekitar Gedung Pinisi.

Khutbah Iduladha dibawakan Dr HM Kasjim Salenda, SH, MTh.I dengan judul Hikmah Idul Qurban Meningkatkan Keshalehan Individual dan Kesalehan Sosial. Disebutkan, manifestasi ketaqwaan kita kepada Allah SWT yang kita agungkan dengan takbir, tahmid dan tahlil sebagai pernyataan dan pengakuan atas ke agunanNya.

"Selain dinamakan hari raya haji, idul adha juga disebut “Idul Qurban”, karena merupakan hari yang menekankan pada arti berqurban. Dikatakan Qurban dari kata qaruba-yaqrabu berarti dekat," kata Khatib dalam rilis Humas UNM ke Tribun Timur.

Lebih lanjut, Khatib mengatakan, pemotongan hewan qurban yang dilaksanakan setelah salat “Idul Adha” sampai berahirnya hari tasyriq merupakan simbol ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT.

"Bukan sekedar acara yang sifatnya ritual seremonial tetapi bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan girah perjuangan demi membela kepentingan agama Allah dan memperkokoh jalinan persaudaraan dengan para fugara dan masakin," ujarnya.

Pengurbanan atau pengorbanan berkonitasi “memberi” atau “mempersembahkan” apa yang kita miliki, walaupun dalam konteks transendensi-sosial, namun akan memberikan dampak kesetaraan sosial yang lebih terjaga harmonis.

"Etos pengorbanan yang diajarkan oleh Idul Adha dan perjuangan kemerdekaan, sejatinya memiliki makna idenktik berqurban semata-mata karena rasa syukur kepadanAllah Swt. Sekaligus lebih dekat dengan realitas sosial seraya menebarkan egalitarianisme dan mewujudkan kesetaraan sosial," jelas khatib.

Setelah pelaksanaan salat Iduladha dilanjutkan pemotongan hewan kurban dengan jumlah kurban sapi 39 ekor dan 5 ekor kambing.

Rektor UNM Prof Husain mengajak kita semua untuk lebih memaknai keikhlasan Nabi Ibrahim lewat mimpi beliau untuk menyembelih putra kesangannya Ismail.

"Dikatakan perilaku Nabi Ibrahim ini seharusnya kita jadikan panutan demikian," kata Husain yang menyumbang hewan kurban 1 ekor sapi. (*)

Penulis: Arif Fuddin Usman
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help