CITIZEN REPORTER

Warga Parangtambung Salat Iduladha di Lapangan FMIPA UNM, Doakan Palestina hingga Rohingya

Juga menyampaikan agar kaum muslimin utamanya para kepala keluarga untuk meneladani Nabi Ibrahim alaihissalam dari berbagai sisi kehidupan

Warga Parangtambung Salat Iduladha di Lapangan FMIPA UNM, Doakan Palestina hingga Rohingya
CITIZEN REPORTER
warga Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, melaksanankan shalat Idul Adha di lapangan parkir FMIPA Universitas Negeri Makassar (UNM). 

Citizen Reporter, Iksan Arisandi, Pengurus LDK Forum Studi Islam Raudhatul Ilmi (FSI RI) UNM
mahasiswa Biologi UNM

Jumat (1/9/2017), warga Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, melaksanankan shalat Idul Adha di lapangan parkir FMIPA Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sejak pukul 6 pagi, warga sekitar kampus UNM Parangtambung berbondong-bondong menuju lapangan parkir untuk melaksanakan salat Idul Adha atau biasa disebut Idul Kurban.

Lapangan parkir FMIPA UNM memangcukup luas, sehingga setiap tahunnya para warga melaksanakan shalat Idul Adha maupun Idul Fitri di tempat tersebut.

Tidak hanya warga, namun mahasiswa UNM parangtambung yang tinggal di sekitar kampus juga melaksanakans halat IdulAdha di tempat yang pada hari perkuliahan dijadikan lapanganparkir oleh para mahasiswa tersebut.

Salah satu mahasiswa UNM yang berdomisili di sekitar kampus, Gunadi mengatakan “Ini kali pertamasayamelaksankanshalatIdulAdha di lapangan kampus, dan saya sangatmengapresiasi, mulai dari persiapan lapangan, pelaksanaan, hingga isi khutbah yang disampaikan, dan saya rasa semuanya berjalan dengan lancar dan hikmat”.

Pelaksanaan sholat IdulAdha dimulai sekitarpukul 7 pagi yang diimami oleh Ustadz Syamsuddin Bassang, dan berjalan dengan tenangdan khusyuk.

Setelahnya dilanjutkan dengan khutbah yang juga dibawakan oleh Ustadz Syamsuddin Bassang.

Dalam materik hutbahnya, Ustadz Syamsuddin menyampaikan beragam tema mulaidari himbauan kepada jamaah untuk ikut mendoakan kaum muslimin yang terzalimi di banyaknegera di Timur Tengah seperti Palestina, Suriah, juga kaum muslimin Rohingya di Myanmar,.

Dilanjutkan dengan himbauan untuk ikut membangun bangsa dengan cara berislam yang benar melalui dakwah dan tarbiyah, lalu mengambil pelajaran dari kisah nabi Ibrahim alaihissalam dengan keluarganya, tata acara berkurban sesuai syariat islam, dan ditutup dengan doa.

Imam sekaligus khatib shalat IdulAdha, Ustadz Syamsuddin Bassang dalam khutbahnya menyampaikan “Berkurbanadalahibadah yang sangatmulia, makasudahsepatutnyakita yang mampuuntukikutberkurban”.

Beliau juga menyampaikan agar kaum muslimin utamanya para kepala keluarga untuk meneladani nabi Ibrahim alaihissalam dari berbagai sisi kehidupan, para ibuuntukmencontohbagaimanakegigihan Siti Hajar ketikaditinggalkansendiri di tengahpadangpasir, serta para anak-anakuntukdapatmenjadiseperti Nabi Ismail alaihissalam yang begitutaatkepada Allah dankeduaorangtuanya, yang mana beliaurelauntukdisembelih demi menjalankanperintah Allah subhanawata’ala.

Sengatansinarmataharipagitidakmenghalangi para jamaah shalat Idul Adha untuk tetap khusyuk mengikuti pelaksanaan shalat hingga mendengarkan khutbah dari sang khatib.(*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved