TribunTimur/
Home »

Video

Ketua RW Ujung Tanah Ini Ancam Bakar Diri di Depo Gas Pertamina Makassar

Dia juga mengungkapkan Sejak tahun 1970-an dia sudah berjuang menuntut haknya untuk lahan seluas 7,4 ha.

Ibunya dikenal dengan sebutan Puang Nenek Sabi Karaeng Intang.

"Ibu saya ini gelarnya Itommporeng Daeng Mallino, anak dari Lamakkuasseng, kakek saya," ujarnya lancar.

Dengan lancar pula, Andi Malli menyebut nama kakek dari ibunya yang bernama I Mappainga Daeng Mannyauru Karaeng Mampang.  

"Lamakuasseng, Kakek saya inilah pimpinan Laskar Makassar yang bergabung dengan Paku Alam dan Presiden Soekarno di masa perjuangan kemerdekaan tahun 1930 sampai 1940-an.

Selain menyebut nama kakeknya, Lamakuasseng, Andi Malli juga mengingat dengan jelas nama neneknya, Tanriabeng.

Nah, dari garis keturunan Tanriabeng inilah Andi Malli merunut dan menyebutkan buyutnya dia sebut I Mammpaijo Dg Mannyauru.

Sang kakek buyut lebih dikenal dengan sebutan Sultan Harun Arrasyid, cucu dari Raja Tallo, salah satu kerajaan tertua dan penyebar Islam di pesisir utara gugusan kepulauan Spermonde di Selat Makassar.

"Istri Raja Tallo itu, neneknya ibu saya, Imani Ratu Sultani Rajuddin Arudatta Marusu," jelasnya.

Andi Malli sempat mengajak Tribun untuk ke rumahnya, di sebuah gang kecil di Jl Satando, pas berbatasan dengan pagar timur Depot BBM Pertamina di Kelurahan Tamalabba, Kecamatan Ujung Tanah.

Di rumahnyalah, dia mengaku menyimpan silsilah keluarganya, dokumen sejarah, termasuk perjanjian kontrak ayah dan kakeknya kepada perusahaan minyak Milik VOC, dan kontrak dengan Permina (cikal bakal Pertamina) yang didirikan di awal Orde Baru, dia bisa tunjukkan.

Halaman
1234
Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help