CITIZEN REPORTER

SEDS Project Berbagi Pembelajaran Kewirausahaan di Makassar

Proyek SEDS berlangsung selama 5 tahun yang didanai oleh Pemerintah Kanada dan dilaksanakan oleh Humber College, bekerjasama dengan 7 mitra

SEDS Project Berbagi Pembelajaran Kewirausahaan di Makassar
CITIZEN REPORTER
Proyek Strategi Pengembangan Ekonomi Sulawesi atau Sulawesi Economic Development Strategy (SEDS) Project mengakhiri programnya di Sulawesi. Berakhirnya proyek ditandai berbagi pengalaman pembelajaran dan diskusi bertema “Fostering Youth Entrepreneurship" digelar di Aston Hotel Makassar, Rabu (23/8/2017). 

Bahrul ulum Ilham
Ketua FORMASI
Melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM-Proyek Strategi Pengembangan Ekonomi Sulawesi atau Sulawesi Economic Development Strategy (SEDS) Project mengakhiri programnya di Sulawesi. Berakhirnya proyek ditandai berbagi pengalaman pembelajaran dan diskusi bertema “Fostering Youth Entrepreneurship" digelar di Aston Hotel Makassar, Rabu (23/8/2017).

Proyek SEDS berlangsung selama 5 tahun yang didanai oleh Pemerintah Kanada dan dilaksanakan oleh Humber College, bekerjasama dengan 7 mitra Perguruan Tinggi di Sulawesi.

Ketujuh Perguruan Tinggi yang menjadi mitra SEDS adalah Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Universitas Manado (UNIMA), Universitas Klabat (UNKLAB), Universitas De La Salle (DE LA SALLE), Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH).

Seremoni penutupan proyek dan berbagi pengalaman pembelajaran dihadiri John Summerbell dari kedubes Kanada dan Manajer Internasional Humber College, Asha Gervan.

Kegiatan dirangkaian penandatanganan MoU antara Unhas dan Humber, presentasi dari dosen dan mahasiswa SEDS, penyampaian hasil riset, diskusi panel serta diskusi kelompok.

Dalam paparan hasil riset, Kent Schroeder dari Humber College mengatakan, kurikulum SEDS secara signifikan melengkapi mahasiswa pengetahuan dan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk memulai bisnis.

Dikatakannya juga, pusat layanan bantuan bisnis efektif menjembatani proses belajar di kelas dan praktik kewirausahaan di dunia nyata. “pemmbelajaran SEDS project program kewirausahaan terapan harus memasukkan aspek sosial kewirausahaan sebagai salah satu komponen utama kurikulum,” tambahnya.

Adapun dekan Fakultas kewirausahaan dan Humaniora Universitas Ciputra, Trianggoro Wiradinata mengatakan, keberlanjutan program kewirausahaan agar melakukan pendekatan pentahelix, atau kolaborasi yang melibatkan usur ABCGM, atau akademisi, business (perusahaan), community atau komunitas, government atau pemangku kebijakan serta media. Hal ini diamini ketua Formasi Sulsel,dikatakanya, kolaborasi penta helix akan mempercepat pengembangan kemampuan pelaku wirausaha muda berkembang atau naik kelas.

Selain diikuti 7 mitra SEDS dari perguruan tinggi se-Sulawesi, kegiatan penutupan dihadiri juga praktisi kewirausahaan, pelaku UMKM serta pengurus forum komunikasi UMKM Sulawesi atau Formasi.(*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help