TribunTimur/

CITIZEN REPORTER

WNI di Bristol Inggris Ikut Rayakan HUT RI ke-72

Rasa haru menyeruak, tatkala Sang merah putih dikibarkan dengan iringan lagu Indonesia Raya.

WNI di Bristol Inggris Ikut Rayakan HUT RI ke-72
Citizen Reporter
Masyarakat Indonesia yang tinggal di Kota Bristol, Inggris pun ikut merayakannya di area Church Road Sandwell pada Sabtu, 19 Agustus 2017 lalu. Perayaan berlangsung khidmat dengan beberapa agenda kegiatan. (Rosi Meilani) 
Citizen Journalist: Rosi Meilani, 
melaporkan dari Inggris

TRIBUN-TIMUR.COM-- Sama halnya dengan peringatan/perayaan HUT RI yang ke-72 di tanah air, masyarakat Indonesia yang tinggal di Kota Bristol, Inggris pun ikut merayakannya pada Sabtu, 19 Agustus 2017 lalu.

Tak hanya sekadar pesta rakyat dan ramaikan perlombaan tradisional, acara utama dan terpenting bagi diaspora dan para pemuda pelajar di Bristol ini ialah upacara penaikan sang merah putih.

Rasa haru menyeruak, tatkala Sang merah putih dikibarkan dengan iringan lagu Indonesia Raya.

Sambil menghormat bendera, hampir semua peserta upacara ikut bernyanyi pelan lagu kebangsaan kita. Kecuali beberapa peserta upacara yang merupakan warga asing.

Diaspora Indonesia, pemuda pelajar, warga lokal, serta utusan dari KBRI London yaitu Atase Pendidikan Kebudayaan Prof. Aminudin beserta staff ikut khidmat ikuti prosesi upacara yang berlangsung di area Church Road Sandwell Bristol ini.

Masyarakat Indonesia yang tinggal di Kota Bristol, Inggris pun ikut merayakannya di area Church Road Sandwell pada Sabtu, 19 Agustus 2017 lalu. Perayaan berlangsung khidmat dengan beberapa agenda kegiatan. (Rosi Meilani)
Masyarakat Indonesia yang tinggal di Kota Bristol, Inggris pun ikut merayakannya di area Church Road Sandwell pada Sabtu, 19 Agustus 2017 lalu. Perayaan berlangsung khidmat dengan beberapa agenda kegiatan. (Rosi Meilani) (Citizen Reporter)

Adapun peserta Paskibra dan elemennya mayoritas para pelajar yang tengah menuntut ilmu di University of Bristol dan UWE Bristol, dimana Prof. Aminudin Azis selaku pemimpin upacara.

Usai upacara bendera, acara berlanjut dengan aneka perlombaan tradisional seperti balap karung, balap makan kerupuk dll.

Bazar makanan adalah hal yang tak terlewatkan. Nasi uduk, nasi padang, bakso, siomay, cendol dan masih banyak lagi berhasil puaskan kuliner tanah air yang selama ini dirindukan warga Indonesia di Luar Negeri.

Puncak acaranya ialah panggung hiburan yang sajikan aneka tarian dan nyanyian daerah. Tari Lancang kuning, medley lagu daerah dari vokal grup BTI (Bristol To Indonesia) pukau penonton yang hadir.

Tak kalah ramai, diakhir acara, menari poco-poco dan tari Maumere tutup acara, meninggalkan kesan mendalam tentang sebuah arti kemerdekaan, keberagaman dan kebersamaan.

Penulis: CitizenReporter
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help