TribunTimur/

Sempat Panik, Warga Sekitar Depot Gas Pertamina Makassar Mulai Beraktivitas Normal

Lantaran adanya insiden salah satu tiang penyanggah tangki rusak dan membuat depot Elpigi nyaris terguling.

Sempat Panik, Warga Sekitar Depot Gas Pertamina Makassar Mulai Beraktivitas Normal
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Warga sekitar depot Elpiji di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Jl Hatta No 1 Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, sempat panik, Senin (21/8/2017) siang. Lantaran adanya insiden salah satu tiang penyanggah tangki rusak dan membuat depot Elpigi nyaris terguling 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Warga sekitar depot Elpiji di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Jl Hatta No 1 Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, sempat panik, Senin (21/8/2017) siang.

Lantaran adanya insiden salah satu tiang penyanggah tangki rusak dan membuat depot Elpigi nyaris terguling.

Sebagai bentuk antisipasi warga berlarian keluar rumah.

Namun pantauan Tribun Timur sekitar Pukul 17.30 Wita, warga sekitar mulai beraktifitas normal.

Seperti yang terpantau di Jl Mochammad Hatta tepat samping depot Pertamina, warga sekitar tampak santai.

Bahkan mayoritas sedang menikmati lomba-lomba 17-an yang masih berlangsung.

"Tadi memang ada ribut-ribut tapi tidak lama karena kita perhatikan ke dalam juga tidak ada apa-apa," terang salah satu warga yang ditemui.

Sebelumnya Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) VII Sulawesi membenarkan depot Elpigi di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Jl Hatta No 1 Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Senin (21/8/2017) nyaris terguling.

Dugaan awal, peyangga tangki rusak.

Hermansyah Y Nasroen, Area Manager Communication & Relations Sulawesi yang dihubungi sore ini menuturkan Pertamina pastikan stok dan penyaluran Elpigi di Sulawesi Selatan aman pasca terjadinya kerusakan penyangga tangki Elpiji di Depot Elpiji Makassar.

 "Sebagai antisipasi penyaluran Elpiji, maka suplai dari Depot LPG Bosowa dioptimalkan sebagai alternatif penyaluran di wilayah Sulawesi Selatan. Adapun penyaluran lpg harian rata-rata di Sulsel adalah 825 MT.

Pertamina juga menyatakan tidak ada korban atas insiden ini, dan terus berusaha mengamankan lokasi insiden untuk meminimalisir potensi terhadap hal yang tidak diinginkan.

"Penyebab dari insiden ini masih dalam tahap investigasi dan saat ini juga sedang dilakukan upaya-upaya perbaikan terhadap kerusakan tersebut," katanya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena Pertamina menjamin stok dan penyaluran Elpiji aman," sambungnya. (*)

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help