TribunTimur/

Poros Samping Rujab Wali Kota Parepare Ditutup, Kecelakaan Truk Marak di Parepare

Hal ini karena jalan yang ditutup untuk truk tronton ini sudah lebih satu bulan tidak bisa dilintasi karena adanya pelebaran jalan.

Poros Samping Rujab Wali Kota Parepare Ditutup, Kecelakaan Truk Marak di Parepare
HANDOVER
Truk pengangkut coklat terbalik di jalur dua tanjakan jalan Jendral Sudirman Parepare, Kamis (20/7/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM,PAREPARE- Penutupan jalan akses jalan samping Rumah Jabatan Wali Kota Parepare diduga menjadi penyebab utama maraknya terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kota Parepare.

Hal ini karena jalan yang ditutup untuk truk tronton ini sudah lebih satu bulan tidak bisa dilintasi karena adanya pelebaran jalan.

"Selama ini memang jalur paling aman bagi kami sopir truk yang disamping Rujab Wali Kota ini. Karena kondisi kemiringan jalan tidak terlalu menanjak,"ujar salah seorang sopir truk, Cicang, Selasa (15/8/2017).

Menurutnya, jalan ini menjadi akses utama bagi truk besar khususnya ekspedisi yang arah Luwu.

Sementara jalur alternatif seperti jalan Jendral Sudirman dan jalan Abu Bakar Lambogo, tidak layak karena kondisi sangat menanjak.

"Tetapi kadang ada sopir truk yang tetap memaksakan untuk melintas di dua jalan ini meskipun resikonya setiap saat mobil bisa mundur karena tidak kuat mendaki apalagi dengan muatan yang berat,"ungkapnya.

Selama jalan samping Wali Kota Parepare yang setiap harinya dijaga Satlantas Polres Parepare ditutup, terdapat kecelakaan truk maupun bus.

Diantaranya di jalan Sudirman, bus dan truk pengangkut minuman kemasan terbalik di tempat yang berdekatan.

Sementara di jalan Abu Bakar Lambogo, truk ekspedisi sempat mundur karena tidak kuat mengdaki di tanjakan.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help