TribunTimur/

VIDEO: Baznas Bone Belajar Pengelolaan Zakat di Enrekang

"Kami bermaksud melakukan konsultasi dan studi banding dengan program yang ada di Baznas Enrekang," kata Zainal Abidin.

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang mendapatkan kunjungan dari Baznas Kabupaten Bone.

Baznas Bone juga didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Bone, dan Asisten 1 yang membidani masalah pemerintahan turut bersama rombongan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kemenag Kabupaten Enrekang, Jl Sultan Hasanuddin, Kelurahan Puserren, Kecamatan Enrekang.

Baca: Tujuh Balon Bupati Enrekang Berebut Dukungan Hanura

Menurut salah satu Komisioner Baznas Bone, Zainal Abidin, tujuan mereka berkunjung ke Baznas Enrekang untuk melakukan studi banding.

"Kami bermaksud melakukan konsultasi dan studi banding dengan program yang ada di Baznas Enrekang," kata Zainal Abidin.

Ia menambahkan, kunjungannya ke Baznas Enrekang dianggap perlu untuk mengkaji program apalagi timnya baru saja dibentuk dan belum bekerja.

Dalam pertemuan itu, Baznas Enrekang memaparkan ragam kegiatan yang telah dilakukan.

Baca: Niat Usir Tawon, Tiga Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah di Kelurahan Balla Enrekang

Ketua Bagian Administrasi, Umum, dan SDM Baznas Enrekang, Ilham Kadir, memberikan gambaran potensi zakat di Enrekang dan di Bone.

"Potensi zakat dari masyarakat Bone jauh lebih besar, jadi Baznas Bone sangat bisa efektif dalam program pengentasan kemiskinan," kata Ilham kepada TribunEnrekang.com, Minggu (13/8/2017).

Ia menjelaskan, jumlah masyarakat Bone hingga saat ini sudah mencapai 765 ribu, sedangkan Enrekang kurang lebih 250 ribu orang.

"Karena itu potensi pengumpulan zakat harta di Bone jauh lebih besar dibandingkan Enrekang," tutupnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help