TribunTimur/

HUT ke 72 RI

Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Warga Paropo Gelar Pertandingan Pukul Bantal

Gelaran ini digelar pemuda Paropo yang tergabung pada Anak Remaja Mesjid (ARMED) Paropo bersama The Macz Man sektor Abdesir.

Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Warga Paropo Gelar Pertandingan Pukul Bantal
Darul/Tribun Timur
Tanding pukul bantal sambut Kemerdekaan RI ke 72 di Paropo, Jl Abdesir, Minggu (13/8/2017) petang. Acara ini digelar oleh Anak Remaja Mesjid (Armed) Paropo dan The Macz Man sektor Abdesir, Panakukkang. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Para pemuda di RT 3 dan 3 Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakukkang, gelar pertandingan pukul bantal, Minggu (13/8/2017) sore.

Gelaran ini digelar pemuda Paropo yang tergabung pada Anak Remaja Mesjid (ARMED) Paropo bersama The Macz Man sektor Abdesir.

Koordinator Acara, Yahya Syamsuddin mengatakan lomba ini dilakukan untuk menghibur masyarakat Paropo untuk perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72.

"Jadi lomba seperti ini sudah ada sejak dulu, tapi kami (Armed) baru melakukan lomba tersebut sejak tahun 2005 dan ini masih terus dilakukan,"ungkap Yahya.

Tidak hanya pertandingan pukul bantal, juga bazar Kuliner Tradisional, lomba panjat Pinang, Karokean dan lainnya.

Pembukaan lomba Pukul Bantal tersebut dilaksanakan Armed Kampung Paropo dan The Macz Abdeair dikanal Paropo, Jl Abdulah daeng Sirua (Abdesir), sore.

Yahya menjelaskan, lomba-lomba itu dilaksanakan bersama The Macz Man sektor Abdesir karena sejarah Kampung Paropo sangat erat dengan olahraga.

"Disaat pasukannya daeng rammang buat tim sepak bola, pemuda kampung paropo dimasa itu juga buat namanya tim sepak bola bintang merah," jelasnya.

Olehnya itu, Yahya menyebutkan jika membuka sejarah. Paropo adalah salah satu kampung tertua di Makassar yang mempunyai sejarah olahraga bola.

Selama berlangsung lomba, rupanya warga yang menyaksikan itu tidak saja dari yang tinggal di Paropo saja. Namun, pengendara juga ikut saksikan itu.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help