TribunTimur/

Nostalgia di Toraja, Begini Cerita 2 Mantan Pemain PSM

Kedua mantan pemain ini pun meminta Manajemen PSM saat ini agar memperdayakan pemain lokal di tim inti.

Nostalgia di Toraja, Begini Cerita 2 Mantan Pemain PSM
yultin/tribuntoraja.com
Mantan pemain PSM Makassar bernostalgia saat bertemu di lapangan Kodim 1414 Tana Toraja, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sabtu (12/8/2017) sore. 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Yultin Rante.

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Mantan pemain PSM Makassar bernostalgia saat bertemu di lapangan Kodim 1414 Tana Toraja, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sabtu (12/8/2017) sore.

Kedua mantan pemain PSM itu yakni P Jamal Yusuf dan Joni Kamban.

"Pernah kami bermain di Bandung, maunya pengurus dan manajer kami mengalah, nah saat di lapangan malahan kami memenangkan pertandingan itu dengan skor 1-0, menejer kami waktu mengamuk dan marah besar," kata Joni Kamban memceritakan kenangan saat menjadi penjaga gawang atau kiper PSM era tahun 1973 sampai 1986.

Joni Kamban yang dikenal sebagai pemain legendari dari Toraja juga menyebutkan, betapa kuatnya rasa cinta dan memiliki seluruh pemain terhadap nama besar PSM Makassar kala itu.

Baca: Dukungan untuk PSM Bertambah, The Macz Man Zona Toraja Resmi Terbentuk, Siapa Ketuanya?

"Seluruh pemain saat itu kompak tidak ada kata mau kalah, dan meskipun saat itu Walikota Makassar kurang dan tidak mau perhatiakan PSM," ujar Joni Kamban.

Sementara rekan Joni Kamban, Jamal Yusuf, yang kalah itu bermain sebagai penyerang tengah PSM Makassar menceritakan kesulitan PSM mencari tempat latihan.

"Dulukan banyak sekali tim - tim yang terbentuk di kota Makassar, jadi kalau kita mau latihan harus antre, sistemnya itu saat bermain dan ada salah tim yang kebobolan gawangnya, langsung diganti tim lain lagi bermain," ucap Jamal Yusuf, yang juga pengurus Asprov PSSI Sulsel.

Baca: Sisi Humoris Coach Robert, Lihat Aksinya Bareng Pemain dan Ofisial PSM, Bikin Ngakak

Kedua mantan pemain ini pun meminta Manajemen PSM saat ini agar memperdayakan pemain lokal di tim inti.

"Kami lihat sekarang ini pemain PSM kalau ada uang menang, kalau tipis uang mereka kalah," tutur Kamban.(*)

Penulis: Yultin Rante
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help