TribunTimur/

282 Janda Baru di Soppeng, Karena Hal Ini Mereka Cerai

Dari 421 perkara yang masuk ke PA Soppeng, ada 282 sudah putus atau sudah resmi bercerai dengan pasangannya.

282 Janda Baru di Soppeng, Karena Hal Ini Mereka Cerai
Banjarmasin Post
Warga RT 03, Batuah, Kelurahan Kemuningm Banjarbaru, Kalsel. Kampung ini mayoritas penghuninya adalah janda dan dinamakan Kampung Janda. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Sebanyak 282 janda baru yang ada di Soppeng, sepanjang tahun 2017.

Kepala panitera Pengadilan Agama (PA) Soppeng Sudirman, Kamis (10/8/2017) mengatakan, sepanjang 2017, ada 421 perkara masuk di Soppeng, yang mengajukan cerai.

Dari 421 perkara yang masuk ke PA Soppeng, ada 282 sudah putus, atau sudah resmi bercerai dengan pasangannya.

Beberapa pemicu tingginya angka perceraian di Soppeng seperti, adanya pihak ketiga. Pihak ketiga yaitu, ada dari orang tua, atau perselingkuhan.

Penyebab lainnya seperti, tidak ada tanggung jawab, judi, Minuman Keras (Miras), narkoba, dan Kekerasan Dalam Rmah Tangga (KDRT).

"Meningkatnya angka perceraian, karena ada yang dibiayai oleh negara seperti kasus orang miskin," tambah Sudirman.

Selamat Datang di Kampung Janda, Satu Rumah Hingga 3 Janda

Kampung janda, itulah sebutan para warga Batuah menyebut kampungnya sendiri.

Batuah kampung di Kelurahan Kemuning, Kota Banjarbaru, Kalimatan Selatan. 

Halaman
12
Penulis: Sudirman
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help