TribunTimur/

Soal Waria Ikut Meriahkan HUT RI, Begini Perdebatan Para Netizen

Namun ada juga sekelompok warga yang merasa risih dengan kehadiran waria dalam acara ini

Soal Waria Ikut Meriahkan HUT RI, Begini Perdebatan Para Netizen
TRIBUNTIMUR/MUSLIMIN
Barisan waria Jeneponto disambut riuh warga yang menonton lomba gerak jalan indah di Jl Lingkar, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto,2016 lalu. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Jelang puncak HUT ke-72 Kemerdekaan RI, di beberapa daerah di Sulsel, biasanya digelar acara lomba baris berbaris. Lomba ini diikuti hampir semua kalangan, mulai dari murid SD, SMP, SMA, hingga komunitas-komunitas di daerah tersebut.

Salah satu komunitas yang banyak dinanti kehadirannya adalah, komunitas waria. Penampilan mereka yang unik serta tingkah laku mereka yang tidak biasa kerap sukses membuat warga terpingkal-pingkal.

Namun ada juga sekelompok warga yang merasa risih dengan kehadiran waria dalam acara ini.

Seperti di Kabupaten Bone, kehadiran mereka menuai pro dan kontra dari para netizen. Sebagian netizen mengaku terhibur dengan kehadiran waria dengan pakaian mereka yang unik. Namun ada juga yang tidak suka karena merasa kehadiran waria hanya mengganggu suasana lomba.

Perdebatan mengenai waria ini bahkan melebar hingga ke persoalan agama dan menyerempet masalah kebhinekaan.

Berikut beberapa kutipan komentar para netizen tentang waria:

Muhammad Adrian Jalil:

Apa kontribusi waria dalam memerdekakan RI

AP:

Partisipasi tawwa,sekedar memeriahkan...apa salahnya

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help