TribunTimur/
Home »

Luwu

Kemenag Luwu: Masyarakat Malas Urus Administrasi, Tidak Ada Data Pernikahan Dini

Tidak adanya kantor Pengadilan Agama di Kabupaten Luwu juga menjadi kendala utama kurangnya data peristiwa pernikahan dan perceraian.

Kemenag Luwu: Masyarakat Malas Urus Administrasi, Tidak Ada Data Pernikahan Dini
GOOGLE IMAGES
Ilustrasi menikah 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu hanya mencatat sebagian kecil pernikahan dini yang terjadi di 22 kecamatan.

Pasalnya dari sekian banyaknya kasus data pernikahan dini yang masuk hanya satu sampai dua kasus pertahun tiap kecamatan.

Bahkan ada yang tidak ada sama sekali, atau kosong yang melangsungkan pernikahan di bawah umur.

Baca: Calon Ketua KNPI Luwu Utara Minta Elit Politik Tidak Intervensi Musda

"Kalau kita disini tidak lengkap data pernikahan dini. Adapun yang masuk datanya disini yang memiliki surat pengantar dispensasi dari Pengadilan Agama. Itu pun hanya satu kasus atau dua tiap tahunnya," ujar bagian administrasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Luwu, Yusuf, kepada tribunluwu.com, Selasa (8/8/2017).

Yusuf yang ditemui di kantor Kemenag, Jl Jendral Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Luwu, menyarankan untuk ke Kantor Urusan Agama (KUA) ditiap kecamatan untuk data lengkap.

Baca: Sudah 3 Pekan Anggota DPRD Luwu Timur Rapat Darurat di Lorong Ruangan

Namun ia membeberkan jika hamil diluar nikah menjadi pemicu utama pernikahan dini.

"Di Luwu cukup banyak, tapi datanya tidak masuk ke Kemenag, karena masyarakat kita disini kurang sekali kalau disuruh mengurus administrasi, dan memang 'kecelakaan' jadi faktor utama," tambahnya.

Tidak adanya kantor Pengadilan Agama di Kabupaten Luwu juga menjadi kendala utama kurangnya data peristiwa pernikahan dan perceraian.(*)

Tags
Luwu
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help