Hingga Juli 2017, Mega Proyek MNP Baru 28,18 Persen

Kepala Satuan Pengelola Proyek MNP, Arwin, Senin (7/8) sore tadi mengatakan, realisasi tersebut melebihi dari target yakni 27,69 persen

Hingga Juli 2017, Mega Proyek MNP Baru 28,18 Persen
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Kawasan pembangunan Makassar New Port (MNP) yang terekam dari udara di Jl Sultan Abdullah Raya, Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar, Selasa (28/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Hingga 31 Juli lalu,PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) berhasil merealisasikan pengerjaan mega proyek Makassar New Port (MNP) hingga 28,18 persen.

Kepala Satuan Pengelola Proyek MNP, Arwin melalui rilis resminya, Senin (7/8) sore tadi mengatakan, realisasi tersebut melebihi dari target yakni 27,69 persen atau terjadi deviasi 0,49 persen.

“Kita memang kebut pengerjaan proyek MNP dan Alhamdulillah per Juli lalu realisasi proyek mencapai 28,18 persen,” ujar Arwin.

Dia menyebutkan realisasi tersebut merupakan agregat realisasi pengerjaan proyek MNP tahap I Paket A, B, dan C yang masing-masing pengerjaannya telah mencapai 36,46 persen, 25,72 persen, dan 27,46 persen.

Saat ini, fokus pengerjaan untuk untuk Paket A yakni produksi besi pondasi secant pile dermaga dan reklamasi untuk penggantian tanah lunak (soil replacement).

Sementara Paket B, saat ini sedang dilakukan pengerjaan beton L-Shape penahan tanah, reklamasi penggantian tanah lunak (soil replacement) dan produksi armour dan pembuatan revetment.

“Sedangkan kegiatan yang saat ini tengah dilakukan untuk Paket C, yaitu produksi armour, pengiriman material dan pemasangan core breakwater," jelas Arwin.

Secara keseluruhan, pembangunan mega proyek MNP Tahap I menelan total investasi Rp 1,8 triliun dan ditargetkan beroperasi mulai akhir triwulan keempat 2018.

Diproyeksi, pengerjaan Paket A menyerap anggaran sebesar Rp 340 miliar, Paket B Rp 1,076 triliun dan Paket C mencapai Rp 226 miliar.

“Proyek ini sengaja dibangun secara paket agar dapat dilakukan serentak, sehingga penyelesaiannya lebih cepat dan dilakukan secara terus menerus,” beber Arwin.

Adapun, pengerjaan proyek MNP Tahap IA terdiri dari pembangunan causeway, dermaga, lapangan penumpukan petikemas dan breakwater yang akan memiliki kapasitas terpasang mencapai 1,5 juta TEUs untuk Tahap I, sedangkan untuk Tahap II nanti direncanakan memiliki kapasitas terpasang hingga 2 juta TEUs.

Kegiatan proyek MNP Paket B meliputi reklamasi seluas kurang lebih 13 hektare, causeway kurang lebih 1.276 meter, lapangan peti kemas sekitar lebih 16 hektare dan pengerukan kolam pelabuhan minimal draft -16,0 mLWS. Sementara kegiatan untuk Paket C berupa pembangunan breakwater sepanjang 1.310 meter. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help