TribunTimur/

BPJS Ketenagakerjaan Sidrap Sasar Buruh Lepas

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan Sidrap terus menyasar para pekerja, baik yang berada di instansi pemerintahan, maupun buruh lepas.

BPJS Ketenagakerjaan Sidrap Sasar Buruh Lepas
Amiruddin
Penyerahan santunan JKM kepada ahli waris (alm) Sekdes Cipotakari Amir Pasennangi oleh BPJS Ketenagakerjaan Sidrap. 

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sidrap menargetkan semua pekerja di Sidrap dapat terpenuhi hak-haknya sebagai tenaga kerja.

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan Sidrap terus menyasar para pekerja, baik yang berada di instansi pemerintahan, maupun buruh lepas.

"Kami akan memastikan semua hak-hak pekerja terpenuhi, misalnya santunan saat mengalami kecelakaan kerja, maupun meninggal dunia," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidrap Andi Ilham Akbar kepada TribunSidrap.com, Jumat (4/8/2017).

Alumni Fakultas Hukum Unhas Makassar itu menambahkan, pekerja lepas sangat rawan mengalami kecelakaan kerja.

"Salah satu contoh yang akan kami sasar adalah para pengangkut gabah, buruh pabrik, dan pekerja lepas lainnya. Mereka sangat rentan mengalami kecelakaan kerja. Makanya akan diakomodir dalam BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sidrap Sudirman Bungi, mengapresiasi kinerja BPJS Ketenagakerjaan Sidrap.

"BPJS Ketenagakerjaan cukup responsif terhadap para pesertanya. Apalagi secara tidak langsung, ketika menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, kita sudah ikut memproteksi diri," ujarnya.

Pagi tadi, bertempat di Kantor Desa Ciro-Ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, BPJS Ketenagakerjaan Sidrap kembali menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris Sekretaris Desa Cipotakari, (alm) Amir Pasennangi.

Santunan JKM kepada ahli waris almarhum diserahkan Sekda Sidrap Sudirman Bungi, disaksikan puluhan anggota Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sidrap.

Sebanyak 48 desa di Sidrap sudah mendaftarkan aparaturnya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Tersisa 20 desa yang belum terdaftar, dari total 68 desa yang ada di Sidrap.

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help