Waspada, Bunuh Diri Lagi Marak di Sulsel!

Kecenderungan lain, pelaku bunuh diri mengakhiri hayat atas sepengetahuan sang kekasih.

Waspada, Bunuh Diri Lagi Marak di Sulsel!
Handover
Hidayatullah bersama kekasihnya, Andi April, sebelum si pria bunhh diri 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus bunuh diri cenderung meningkat di Sulsel. Mengakhiri hidup dengan gantung diri dan meminum racun semakin sering menjadi pilihan terakhir pemuda/pemudi di Sulsel dan Sulawesi Barat (Sulselbar). Umumnya akibat kecewa karena putus cinta, cekcok dengan pacar, pun karena kekasih menikah dengan orang lain.

Dalam empat bulan terakhir, Maret-Juli 2017, tujuh orang meninggal dunia karena bunuh diri terkait “kasih tak sampai”.

Di Maros, dua pemuda dan pemudi meninggal dunia pekan lalu. Dua kasus bunuh ini hanya berselang sehari, pekan lalu.

Dua empat hari lalu, Sabtu (8/7), seorang pemuda ditemukan tak bernyawa di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, Bantaeng. Sandi diduga meminum racun serangga karena kecewa pacar dinikahkan dengan pria lain.

Kecenderungan lain, pelaku bunuh diri mengakhiri hayat atas sepengetahuan sang kekasih. Di Maros, pria berusia 18 tahun mencoba menyiarkan langsung proses bunuh dirinya kepada sang kekasih melalui video call. Di Polewali, Sulawesi Barat, seorang wanita bunuh diri setelah pamit dengan sahabat-sahabatnya di group line.(*)

BACA SELENGKAPNYA DI TRIBUN TIMUR CETAK EDISI SELASA, 1 AGUSTUS 2017

Penulis: AS Kambie
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved