TribunTimur/

Legislator Selayar Soroti Pembangunan Restoran Terapung di Area Hutan Mangrove

Ketua Komisi I Ady Ansar menilai pembangunan itu dinilai dapat merusak ekosistem mangrove dan tambak milik penduduk yang ada disekitarnya.

Legislator Selayar Soroti Pembangunan Restoran Terapung di Area Hutan Mangrove
Samsul Bahri/Tribun Timur
Legislator Selayar Tinjau rencana pembangunan restoran terapung, di area hutan Mangrove Matalalang Kelurahan Bontobangun, Selayar, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SELAYAR-- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan restoran terapung di area hutan Mangrove Matalalang Kelurahan Bontobangun, Selayar.

Ketua Komisi I Ady Ansar menilai pembangunan itu dinilai dapat merusak ekosistem mangrove dan tambak milik penduduk yang ada disekitarnya.

"Pembangunan itu bisa merusak ekosistem mangrove," jelasnya, Minggu (30/7/2017).

Ady menceritakan awalnya pihak DPRD sangat mengapresiasi upaya dan niat baik Pemda untuk membangun restauran terapung ini.

Anggarannya diajukan oleh eksekutif senilai Rp 1,5 miliar.

Salah satu tujuannya adalah untuk pengembangan pariwisata di Bumi Tanadoang Selayar ini.

Dan saat itu DPRD sangat setuju sebab akan menjadi wahana baru bagi pengembangan obyek wisata di Matalalang. Dari sisi penganggarannya sudah dianggap sudah disetujui.

"Hanya saja katanya, dalam pelaksanaan pembangunannya dianggap telah melanggar sebab berada dalam lokasi ekosistem hutan mangrove," jelasnya. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help