TribunTimur/
Home »

Opini

opini

Islam dan Perbedaan

Islam sangat menghargai perbedaan dan tak pernah mempersoalkannya. Dalam Islam perbedaan atau pluralitas adalah sesuatu yang lumrah. Sunnatullah.

Islam dan Perbedaan
handover
Ilyas Alimuddin 

Oleh: Ilyas Alimuddin
Dosen STISIP Muhammadiyah Sinjai

SALAH satu hal menarik yang disampaikan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin dalam peringatan Harlah MUI ke-42 adalah kaitan antara Islam dan kebhinekaan atau perbedaan.

Bagaimana Islam dalam memandang perbedaan dalam masyarakat dan bernegara itu adalah sudah sangat jelas dan tegas.

Islam sangat menghargai perbedaan dan tak pernah mempersoalkannya. Dalam Islam perbedaan atau pluralitas adalah sesuatu yang lumrah. Sunnatullah.

Justru usaha menyeragamkan perbedaan adalah upaya sia-sia belaka. Perbedaan adalah kekayaan serta potensi yang mesti digunakan untuk membangun bangsa ke arah yang lebih baik.

(BACA juga opini: Menyoal Bayi Ajaib di Enrekang)

Apa yang disampaikan oleh KH Mar’uf Amin menjadi sesuatu yang sangat menyejukkan.

Apalagi saat ini di saat bangsa dilanda hiruk pikuk kehidupan yang mempersoalkan perbedaan. Entah itu karena berbeda suku, etnis, pandangan politik, maupun agama.

Tak dapat dipungkiri akhir-akhir ini, perbedaan agama, baik antar pemeluk agama yang berbeda maupun perbedaan pemahaman dalam satu agama yang sama menjadi sesuatu yang sangat merugikan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Agama seakan-akan dijadikan justifikasi untuk menebar kebencian, fitnah, serapah dan saling mencela.

Halaman
123
Tags
MUI
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help