PLN Pinrang Selidiki Oknum Pemungut Biaya Pengadaan Listrik di Letta

Bahkan, sejumlah warga pun telah membayar pungutan sebesar Rp 1,5 juta per rumah, untuk keperluan pengadaan instalasi listrik di desa tersebut.

PLN Pinrang Selidiki Oknum Pemungut Biaya Pengadaan Listrik di Letta
hery/tribunpinrang.com
Manager PLN area Pinrang, Ambo Tuwo 

TRIBUNPINRANG.COM, LEMBANG - Masyarakat Desa Letta, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, mengeluhkan lambannya sikap pemerintah dalam pengadaan listrik di desa tersebut.

Bahkan, sejumlah warga pun telah membayar pungutan sebesar Rp 1,5 juta per rumah, untuk keperluan pengadaan instalasi listrik di desa tersebut.

Namun, belum ada kejelasan hingga saat ini.

Menanggapi hal itu, Manager PLN area Pinrang, Ambo Tuwo mengatakan, pungutan terkait pemasangan instalasi listrik itu tak ada hubungannya dengan PLN.

"Itu ulah oknum yang tak bertanggung jawab, intinya tak ada kaitannya dengan PLN," katanya kepada TribunPinrang.com, Senin (24/7/2017).

Ambo berjanji, akan segera menyelidiki siapa di balik oknum yang meminta bayaran itu.

"Kami akan selidiki sesegera mungkin," tuturnya.

Ambo menyebutkan, pihaknya telah memanggil kepala desa terkait untuk membicarakan persoalan itu.

Apalagi, selama ini pihak PLN tak pernah membebankan biaya pada pengguna listrik sebelum pengadaannya rampung.

"Tak ada pungutan sebelum semuanya rampung. Jika ada, berarti itu bukan dari pihak kami," ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Ambo, masyarakat seyogyanya tak langsung merespon jikalau ada pungutan tak jelas semacam itu.

"Kami tegaskan, pihak kami tak pernah membebankan biaya untuk pengguna listrik yang belum rampung pengadaannya," pungkasnya.

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved