TribunTimur/

14 DPD Tolak Hasil Pemilihan Ketua PPNI Sulsel, Ini Alasannya

Tidak mengakui hasil pemilihan karena panitia tidak jujur dalam melakukan perhitungan suara dan sudah bertandatangan

14 DPD Tolak Hasil Pemilihan Ketua PPNI Sulsel, Ini Alasannya
HANDOVER
Inilah tandatangan 14 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional se Sulawesi Selatan yang memerotes hasil pemilihan calon ketua PPNI Sulsel. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SELAYAR- Inilah tandatangan 14 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional se Sulawesi Selatan yang memerotes hasil pemilihan calon ketua PPNI Sulsel.

Ke 14 DPD PPNI tersebut adalah PPNI Bone, Barru, Wajo, Bulukumba, Makassar, Pangkep, Luwu, Palopo, Luwu Utara, Soppeng, Bantaeng, Takalar, Gowa dan Pinrang.

Alasan menolak karena panitia diduga melakukan proses pemilihan dengan tidak jujur saat pemilihan calon ketua dilangsungkan pekan lalu.

Baca: 14 Pengurus Daerah Layangkan Protes Hasil Pemilihan Ketua PPNI Sulsel

"Ada 14 DPD PPNI se Sulsel yang tidak mengakui hasil pemilihan karena panitia tidak jujur dalam melakukan perhitungan suara dan sudah bertandatangan," kata Supriadi anggota PPNI Sulsel asal Takalar dalam rilisnya ke Tribun, Jumat (21/7/2017).

Atas ketidakpuasan ke 14 DPD PPNI tersebut akan melayangkan surat protes kepada pihak pengurus PPNI pusat di Jakarta dalam waktu dekat ini.

Dijelaskan bentuk ketidakjujuran dari panitia pemilihan yakni menilai tiga kertas suara yang tidak ada nama yang ditulis dari pemilik suara. Tiga kertas suara itu dinilai oleh panitia abstain karena tidak menuliskan nama calon yang dipilih.

Atas masalah itu oleh peserta pemilik suara dari ke 14 DPD sempat protes namun panitia perhitungan suara tidak menghiraukan aksi protes tersebut dan tetap melanjutkan pemilihan dengan membacakan hasil petrhitungan suara, jelas Supriadi.

Dalam pemilihan itu terdapat dua calon ketua PPNI Sulsel yang bertarung yakni Doktor Fatmawati dan
Abd Rahmat. Dalam pemilihan itu Abd Rahmat ungguli Fatmawati dengan selisih satu suara. Rahmat unggul 41 suara dan Fatmawati 40 suara. Sedang pemilihan ketua berlangsung di kantor Pemkab Selayar, Sabtu (16/7/2017) lalu.

Terkait aksi protes dari 14 DPD PPNI se Sulsel ini dijelaskan oleh Ketua Panitia Pemilihan Aawil Tayyeb bahwa pihaknya sudah menjalankan prosedur dengan baik. Dan mempersilahkan ke 14 PPNI se Sulsel menggugat di PPNI pusat. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help