TribunTimur/

Kepala Desa dan Lurah Selayar Deklarasi Gerakan Hidup Bersih

Deklarasi ini bertujuan agar masyarakat dapat lebih memahami gerakan hidup sehat dengan mengefektifkan pendekatan program sanitasi total

Kepala Desa dan Lurah Selayar Deklarasi Gerakan Hidup Bersih
Syamsul Bahri/Tribun Timur
Sebanyak 20 Kepala Desa dan Lurah mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) dan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Desa Bontolempangan Kecamatan Buki, Selasa (18/7/2017) kemarin.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SELAYAR-- Sebanyak 20 Kepala Desa dan Lurah mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) dan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Desa Bontolempangan Kecamatan Buki, Selasa (18/7/2017) kemarin.

Deklarasi ini bertujuan agar masyarakat dapat lebih memahami gerakan hidup sehat dengan mengefektifkan pendekatan program sanitasi total yang berbasis masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Basli Ali menyampaikan terima kasih kepada kepala desa dan lurah yang mendeklarasikan ODF ini.

Nantinya masyarakat desa dan kelurahan lainnya akan termotivasi dan diharapkan bisa mengikuti program yang berbasis sanitasi ini.

" Saya harapkan program ini dilakukan secara tuntas dan menyeluruh di 20 desa itu dan semua aparat harus bersungguh-sungguh untuk menerapkan di warga," Basli Ali kepada TribunSelayar.com, Rabu (18/7/2019).

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Pemprov Sulsel Diah Lestiana mengatakan  pelaksanaan deklarasi Open Defetion Free dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagai pendekatan program sanitasi yang berbasis masyarakat.

Ke 20 Kepala Desa dan Lurah yang mendeklarasikan ODF adalah Desa Bontolempangan, Laiyolo Baru, Patilereng, Binanga Sombaiya, Barugaiya, Polebungin, Mare-Mare, Kaburu, Bonea Makmur, Buki, Lalang Bata, Kohala, Menara Indah.

Selain itu ikut Desa Kayubau, Sambali, Majapahit dan Bonerate. Sedangkan Kelurahan yaitu Putabangun, Benteng dan Batangmata Sapo. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help