TribunTimur/
Home »

Maros

Tak Pasang Papan Proyek, Proyek Pelebaran Jalan di Lau Maros Diprotes

Pasalnya, sejak pekerja pelebaran jalan mulai bekerja sejak pekan lalu, perusahaan pemenang tender proyek tidak pernah memasang papan proyek.

Tak Pasang Papan Proyek, Proyek Pelebaran Jalan di Lau Maros Diprotes
Ansar/Tribun Timur
Pengerjaan perluasan jalan Trans Sulawesi di Lingkungan Barandasi, Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Maros tidak memiliki papan proyek. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Proyek pengerjaan perluasan jalan Trans Sulawesi di Lingkungan Barandasi, Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Maros diprotes oleh LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRa), Selasa (18/7/2017).

Pasalnya, sejak pekerja pelebaran jalan mulai bekerja sejak pekan lalu, perusahaan pemenang tender proyek tidak pernah memasang papan proyek.

"Kenapa ada pekerjaan tidak ada papan proyeknya. Kenapa itu anggaran dan pemenang tender terkesan pasang badan. Warga berhak mengetahui pengerjaan itu," ujar Bupati LIRa, Muh Amri.

Seharusnya, pekerja terlebih dahulu memasang papan proyek sebelum memulai pengerjaan. Hal ini harus dilakukan supaya warga juga bisa mengetahui jumlah anggarannya.

Warga sekitar juga berhak mengetahui anggaran dan perusahaan yang mengerjakan, serta terlibat dalam melakukan pengawasan.

"Berdasarkan aturan, harus ada papan proyek dulu baru dimulai dikerjakan. Kenapa anggaranya disembunyikan. Ini proyek besar. Jangan sampai ada permainan," ujarnya.

Amri curiga, ada oknum yang berusaha bermain curang di dalam proyek tersebut. Apalagi pengawas proyeknya mengaku dari LSM.

"Kami minta supaya papan proyek itu segera dipasang. Kalau tidak itu namanya pelanggaran. Tidak ada warga yang tahu besaran anggarannya," ujarnya.

Sementara seorang pengawas yang mengaku dari LSM, mengaku memiliki papan proyek. Hanya saja dia tidak mengetahui keberadaan papan tersebut.

"Adaji papan proyeknya. Cuma saya lupa dipindahkan kemana itu," katanya sembari menolak menyebut nama dan identitas LSMnya.

Penulis: Ansar
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help