TribunTimur/

Setnov Tersangka, Nurdin Halid Minta Kader Golkar Tetap Solid

Keterlibatan Setya Novanto dalam kasus e-KTP disebut KPK mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan barang dan jasa.

Setnov Tersangka, Nurdin Halid Minta Kader Golkar Tetap Solid
HANDOVER
Nurdin Halid (Ketua Golkar Sulsel) memperkenalkan Maddusila ke Setya Novanto di kediaman pribadinya, Jl Bau Mangga, Rabu (5/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid menegaskan kepada pengurus, kader dan simpatisan Partai Golkar Sulsel untuk tetap solid.

"Para sahabat sehubungan dengan perkembangan terbaru DPP Partai Golkar hal mana Ketum Setya Novanto telah ditetapkan sebagai tersangka maka perlu saya sampaikan bahwa apapun kondisinya kita tetap solid berjuang untuk membangun Sulsel Baru," katanya, Selasa (18/7/2017).

Ia mengatakan kader mesti solid demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat.

"Olehnya itu, saya mengajak semuanya untuk tetap semangat pantang mundur sebelum menggapai cita-cita luhur, tidak ada pelaut ulung yang lahir di laut tenang," katanya.

Sebelumnya, Setya Novanto menjadi tersangka keempat setelah Irman, Sugiharto, dan Andi Narogong dalam kasus korupsi proyek e-KTP.

Ia menjadi tersangka pertama yang berasal dari institusi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Keterlibatan Setya Novanto dalam kasus e-KTP disebut KPK mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan barang dan jasa. Novanto kala itu menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR.

Akibat perbuatannya,Setya Novanto yang kini menjabat Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar, disangka melanggar Pasal 3 atau 2 ayat 1 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help