TribunTimur/

Sambut Milad, KPPMT Gelar Baksos di Pantai Tanjungalo Tapalang Mamuju

Bakso tersebut merupakan salah satu rangkaian dari tiga item kegiatan yang dilaksanakan dalam menyambut memperingati Milad

Sambut Milad, KPPMT Gelar Baksos di Pantai Tanjungalo Tapalang Mamuju
nurhadi/tribunsulbar.com
Kerukunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tapalang (KPPMT) mengelar Bakti Sosial (Baksos) di Pantai Tanjung Ngalo, Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, Sulbar, Senin (17/7/2017). 

TRIBUNSULBAR.COM, TAPALANG - Kerukunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tapalang (KPPMT) mengelar Bakti Sosial (Baksos) di Pantai Tanjung Ngalo, Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, Sulbar, Senin (17/7/2017).

Bakso tersebut merupakan salah satu rangkaian dari tiga item kegiatan yang dilaksanakan dalam menyambut memperingati Milad KPPMT ke-17.

"Kami memilih pantai tanjung ngalo sebagai lokasi baksos, karena merupakan salah satu tempat wisata bagi masyarakat Tapalang, dan masyarakat Mamuju pada umunya," kata Ketua Panitia Alwi kepada TribunSulbar.com.

Baksos di pantai Tanjung ngalo menjadi kegiatan proritas KPPMT dalam peringatan Milad kali ini, karena merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh KPPMT, dan sebelumnya belum pernah dilakukan oleh organisasi manapun terutama organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Mamuju.

Sementara Ketua KPPMT Aras Bali, mengatakan pemilihan pantai ngalo menjadi lokasi baksos karena melihat ngalo secara geografis sangatlah strategis dan berpotensi besar sebagai tempat wisata di Kabupaten Mamuju. Namun selama ini belum tersentuh oleh pihak pemerintah dan masih murni penataan pantai ngalo dibentuk oleh alam.

"Belum di tata saja sudah sangat indah apalagi kalau sudah di tata dengan baik, yah bisa di kata ketika ini di tata dengan baik tidak akan kalah indah dengan wisata pantai lainnya," katanya.

Ia menambahkan, sebagai lembaga kemahasiswaan dan kepemudaan, sangat mengharapkan penuh kepada Pemda agar Wisata pantai ngalo diperhatikan dan dikelolah sebagiamana wisata semestinya.

"Semoga hal in dapat secepat mungkin dilakukan oleh pemerintah. Dan semoga nantinya dengan pantai ngalo dikenal dan lebih dikenal lagi dan Kababupaten Mamuju, bahkan Indonesia dan dunia umumnya," ujarnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help