TribunTimur/

Pilgub Sulsel 2018

Kecewa Disebut Dicoret, Jubir: Nurdin Abdullah Ternyata Tak Pernah Daftar di Gerindra

Tidak benar Nurdin Abdullah menolak untuk disurvei oleh Gerindra. Memang pernah Herman Heizer menghubungi Pak Nurdin Abdullah

Kecewa Disebut Dicoret, Jubir: Nurdin Abdullah Ternyata Tak Pernah Daftar di Gerindra
TRIBUN TIMUR/CITIZEN REPORTER
Bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) menghadiri acara pernikahan keponakan Rudy Pieter Goni di Gedung IMMIM Makassar, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Juru Bicara bakal calon Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, Bunyamin Arsyad, menegaskan, NA belum pernah mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Sulsel di Partai Gerindra Sulsel.

Menurut Om Ben, sapaannya, berbagai kesibukan menyebabkan NA belum sempat mendaftar sampai batas akhir jadwan pendaftaran di Partai Gerindra.

"Bagaimana bisa Gerindra mencoret nama Prof Nurdin Abdullah? Sementara Prof memang belum pernah mendaftar. Kecuali Partai Gerindra yang memang memasukkan nama Nurdin Abdullah sebagai calon gubernur yang bakal diusung," tegas Om Ben, Senin (17/7/2017).

"Tidak benar Nurdin Abdullah menolak untuk disurvei oleh Gerindra. Memang pernah Herman Heizer menghubungi Pak Nurdin Abdullah untuk dimasukkan dalam survei sebagai syarat untuk proses pencalonannya di Partai Gerindra," tambah Om Ben. Herman Heizer dimaksud adalah Direktur Celebes Research Centre (CRC). Partai Gerindra menggunkan jasa CRC untuk memotret tingkat penerimaan bakal calon gubernur dan bupati untuk Pilkada Serentak Sulsel 2018 nanti.

Baca: Hadiri Pernikahan, Nurdin Abdullah Mesra dengan Ridwan Wittiri di Gedung IMMIM

Baca: Nurdin Abdullah Bantah Mundur dari Pencalonan di Gerindra

Tetapi, lanjut Om Ben, yang menghubungi Nurdin Abdulĺah adalah lembaga survei, bukan pengurus Partai Gerindra. Menurutnya, belum ada komunikasi langsung antara pengurus Gerindra Sulsel dengan NA.

"Lagian, jika Partai Gerindra atau partai apa saja dan lembaga survei apa saja yang melakukan survei, diikutkan atau pun tidak, dengan sendirinya akan muncul nama-nama yang dikehendaki oleh rakyat sebagai calon gubernur," ujar Om Ben.

"Bukan lembaga survei yang menghendaki seseorang menjadi calon gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota atau wakil wali kota," tambah Om Ben.

Sebelumnya, Jubir Partai Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief, mengatakan pihaknya tidak memasukkan nama Nurdin Abdullah sebagai calon gubernur karena berkasnya tidak lengkap. 

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help