TribunTimur/

Diduga Stres Anaknya Ditangkap Polisi, Bado Ditemukan Tewas Gantung Diri

Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada seutas tali di dalam rumahnya.

Diduga Stres Anaknya Ditangkap Polisi, Bado Ditemukan Tewas Gantung Diri
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
TEWAS GANTUNG DIRI. Nia menangis di samping jenazah suaminya, Bado Daeng Ngoyo, yang tewas gantung diri, di rumahnya, Jl Cendrawasih, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Makassar, Senin (17/7). Sebelum ditemukan gantung diri, korban diketahui masih sempat mengantar dua anaknya ke sekolah dan minum kopi di warkop Jl Baji Minasa. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bado Daeng Ngoyo (70) ditemukan tewas di rumahnya, Jl Cendrawasih, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Senin (17/7/2017) pagi.

Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada seutas tali di dalam rumahnya.

Salah satu tetangga Bado, Idam (18) mengatakan pria yang memiliki delapan anak tersebut diduga bunuh diri karena stres menghadapi masalah yang menimpa keluarganya.

TEWAS GANTUNG DIRI. Nia menangis di samping jenazah suaminya, Bado Daeng Ngoyo, yang tewas gantung diri, di rumahnya, Jl Cendrawasih, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Makassar, Senin (17/7). Sebelum ditemukan gantung diri, korban diketahui masih sempat mengantar dua anaknya ke sekolah dan minum kopi di warkop Jl Baji Minasa. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
TEWAS GANTUNG DIRI. Nia menangis di samping jenazah suaminya, Bado Daeng Ngoyo, yang tewas gantung diri, di rumahnya, Jl Cendrawasih, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Makassar, Senin (17/7). Sebelum ditemukan gantung diri, korban diketahui masih sempat mengantar dua anaknya ke sekolah dan minum kopi di warkop Jl Baji Minasa. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Idam menuturkan, Minggu (16/7/2016) kemarin, dua putra Bado diringkus oleh polisi akibat tuduhan melakukan tindakan pencurian.

"Kemarin sore dua anaknya ditangkap Polisi di sini, anak ke-4 sama ke-6, karena melakukan membobol rumah warga," kata Idam saat ditemui di sekitar rumah duka.

Ia menuturkan, bukan kali ini saja anak-anak Bado ditangkap Polisi, beberapa kali sebelumnya mereka juga sempat ditangkap dengan kasus yang sama.

TEWAS GANTUNG DIRI. Nia menangis di samping jenazah suaminya, Bado Daeng Ngoyo, yang tewas gantung diri, di rumahnya, Jl Cendrawasih, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Makassar, Senin (17/7). Sebelum ditemukan gantung diri, korban diketahui masih sempat mengantar dua anaknya ke sekolah dan minum kopi di warkop Jl Baji Minasa. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
TEWAS GANTUNG DIRI. Nia menangis di samping jenazah suaminya, Bado Daeng Ngoyo, yang tewas gantung diri, di rumahnya, Jl Cendrawasih, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Makassar, Senin (17/7). Sebelum ditemukan gantung diri, korban diketahui masih sempat mengantar dua anaknya ke sekolah dan minum kopi di warkop Jl Baji Minasa. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Tak hanya soal anaknya, Idam menuturkan Bado juga sempat tersangkut kasus hukum karena melakukan pencabulan bersama beberapa orang.

"Baru-baru ini almarhum juga terlibat kasus, ia diduga melakukan pencabulan terhadap perempuan bersama beberapa orang, korbannya saat ini hamil," ungkapnya.

Meski tidak pasti, namun ia menduga peristiwa-peristiwa itulah yang membuat Bado stres hingga akhirnya nekat bunuh diri. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help