TribunTimur/

Bantuan Dana Pemkab Minim, IPSI Jeneponto Jual Emas dan Motor untuk Atlet

Menurutnya, anggaran pembinaan yang diberikan Pemkab Jeneponto selama ini jauh dari kata cukup.

Bantuan Dana Pemkab Minim, IPSI Jeneponto Jual Emas dan Motor untuk Atlet
muslimin/tribunjeneponto.com
Pelatih Ikatan Pelatih Tim Praporda Pencak Silat Jeneponto, Andriani 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Sekretaris Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jeneponto Andriani mengeluhkan minimnya anggaran pembinaan olahraga dari Pemkab.

"Biasanya kita masukkan proposal Rp 100 juta lebih, tapi yang dicairkan itu hanya Rp 10 juta sampai Rp 15 juta," kata Andriani dikonfirmasi TribunJeneponto.com via telepon seluarnya, Senin (17/07/2017).

Menurutnya, anggaran pembinaan yang diberikan Pemkab Jeneponto selama ini jauh dari kata cukup.

Tidak jarang anggota IPSI harus menjual barang pribadinya untuk mencukupi kebutuhan para atlet.

"Biasanya saya jual emas, jual motor, untuk mencukupi kebutuhan atlet saat mengikuti event atau lomba, karena itu anggaran dari pemkab biasanya hanya cukup untuk latihan," ujarnya.

Baca: 28 Atlet Pencak Silat Jeneponto Bakal Bertarung di Praporda Selayar

Tidak hanya itu, dirinya prihatin saat mendengar kabar empat atlet kebanggaanya hendak hengkang untuk membela kabupaten lain.

"Jujur saja pak, banyak atletku ini dikontrak di luar daerah dan saat ini ada empat orang atletku ini sudah siap diambil kabupaten lain, karena kurang perhatian pemerintah," ujar Pelatih Tim Praporda Pencak Silat Jeneponto itu.

Sebanyak 35 atlet pencak silat Jeneponto bakal diberangkatkan ke Selayar untuk mengikuti Praporda.

Seketaris KONI Jeneponto itu berharap agar Pemkab Jeneponto lebih membuka mata saat menyalurkan anggaran untuk atlet yang sering membawa nama baik Jeneponto baik di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help