TribunTimur/
Home »

Bisnis

» Makro

Zainal Arifin: KPPU Sama Seperti KPK Harus Dikuatkan

Menilai KPPU belum kuat posisinya dalam mengawasi jalannya roda bisnis di Indonesia.

Zainal Arifin: KPPU Sama Seperti KPK Harus Dikuatkan
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADHLY ALI
Pakar hukum Universitas Gadjah Mada, Zainal Arifin pada Forum Jurnalis Persaingan Usaha di Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Makassar di Gedung Keuangan II Jl Urip Sumoharjo Makassar, Sabtu (15/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pakar hukum Universitas Gadjah Mada, Zainal Arifin menilai Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) belum kuat posisinya dalam mengawasi jalannya roda bisnis di Indonesia.

"KPPU itu masih di bawah naungan Kementerian Perdagangan. Padahal, Kemendag ini merupakan lembaga yang harus diawasi. Jangan sampai terlibat dalam proses kartel, monopoli, dan lainnya," kata Zainal pada Forum Jurnalis Persaingan Usaha di Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Makassar di Gedung Keuangan II Jl Urip Sumoharjo Makassar, Sabtu (15/7/2017).

Baca: Jokowi ke Makassar, Ketua KPPU Bicara Koperasi

Menurutnya, KPPU itu sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya saja KPK fokus pada korupsi, dan bisa menindak bahkan menjadikan prang tersangka dengan sanksi penjara dan lainnya.

Baca: KPPU: Penentuan Tarif Batas Bawah Kendaraan Non Trayek Rugikan Konsumen

"KPPU cakupannya luas terkait bisnis. Namun, para pelanggar yang ditindaki lembaga independen ini sama-sama merugikan masyarakat. Hanya saja KPPU juga mengadili namun hanya sebatas sanksi administrasi saja," kata lelaki berkacamata itu.

KPPU belum kuat. "Makanya kita harus mengingatkan para pembentuk Undang-undang untuk diingatkan agar melakukan amandemen UU No. 5 Tahun 1999 sesegera mungkin," ujar Zainal. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help