TribunTimur/

Puluhan Pelaku Ekonomi Kreatif Ikut Meriahkan Manakarra Fair 2017di Mamuju

Acara Manakarra Fair tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan hari jadi Mamuju yang ke-477 tahun.

Puluhan Pelaku Ekonomi Kreatif Ikut Meriahkan Manakarra Fair 2017di Mamuju
nurhadi/tribunsulbar.com
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat menyampaikan sambutan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para pejabat tinggi pratama pemkab Mamuju. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Puluhan pelaku ekonomi kreatif di Mamuju, Sulbar, ikut ambil bagian memadati stand pameran Manakarra Fair yang berlangsung sejak Jumat (14 /7/2017) dan akan berakhir pada Minggu (16/7/2017) besok.

Para pelaku ekonomi kreatif tersebut terdiri dari pegiat kerajinan tangan atau keterampilan, para pegiat makanan tradisional yang dikemas dalam bentuk moderen.

Baca: Puluhan Stand Pameran Makanan Tradisional Padati Lokasi Perayaan Hari Jadi Mamuju

Acara Manakarra Fair tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan hari jadi Mamuju yang ke-477 tahun.

"Saya kira ini adalah ajang promisi, semua produk-produk yang dibuat oleh pelaku UMKM itu ditampilkan melalui kegiatan Manakarra Fair ini," kata Bupati Mamuju H. Habsi Wahid kepada TribunSulbar.com, usai membuka acara tersebut.

"Ini merupakan sebuah kesempatan yang besar, dimana para pelaku ekonomi kreatif dapat bersentuhan langsung dengan konsumen sehingga kita berharap ini tidak hanya kita lalukan sekali dalam setahun tapi barangkali bisa kita lakukan secara periodik atau minimal dua kali dalam satu tahun," lanjut Habsi menambahkan.

Baca: Disaksikan Ratusan Warga, Raja Mamuju Cuci Keris Pusaka

Habsi berharap, melalui kegiatan Manakarra Fair tersebut, tidak hanya melibatkan para pelaku ekonomi yang ada di Sulbar tetapi juga perlu mengundang para pelaku ekonomi kreatif yang ada di daerah lain, sehingga terjadi sebuah daya saing antara produk lokal kita dan produk dari luar.

"Nah saya kira kalau terjadi daya saing, itu akan membuat mood para pelaku ekonomi kreatif di daerah kita semakin giat untuk melahirkan sebuah inovasi yang memiliki daya saing di pasar, karena saya melihat tadi pada umum produk-produk para pelaku ekonomi kreatif seperti makanan itu masih menggunakan kemasan yang sesungguhnya belum bisa dipasarkan secara meluas," tutur Habsi.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help