TribunTimur/

Warga Maiwa Enrekang Unjuk Rasa Tuntut Penghentian Aktivitas PTPN XIV

Menurut Andi Riyan Rifaldi, aktivitas PTPN XIV Kecamatan Maiwa merupakan pekerjaan ilegal dan mencoba melabrak semua aturan yang ada.

Warga Maiwa Enrekang Unjuk Rasa Tuntut Penghentian Aktivitas PTPN XIV
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Puluhan masyarakat Kecamatan Maiwa yang tergabung dalam aliansi masyarakat Maiwa bersatu menolak eksploitasi lahan berunjuk rasa di kantor PTPN XIV Kecamatan Maiwa, Jumat (14/7/2017). 

TRIBUNENREKANG.COM, MAIWA - Puluhan masyarakat Kecamatan Maiwa yang tergabung dalam aliansi masyarakat Maiwa bersatu menolak eksploitasi lahan berunjuk rasa di kantor PTPN XIV Kecamatan Maiwa, Jumat (14/7/2017).

Mereka menolak adanya aktivitas PTPN XIV di Kecamatan Maiwa karena dianggap ilegal dan meresahkan warga.

Mereka mengancam akan menduduki kantor tersebut jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Aksi unjuk rasa itu dipimpin oleh jendral lapangan, Andi Riyan Rifaldi dan Kordinator lapangan, Andi Sulfikar.

Menurut Andi Riyan Rifaldi, aktivitas PTPN XIV Kecamatan Maiwa merupakan pekerjaan ilegal dan mencoba melabrak semua aturan yang ada.

Pasalnya, masa berlaku surat Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki PTPN telah ladaluarsa.

"Dan lucunya izin HGU yang mereka miliki adalah izin tapioka tetapi aktivitas yang dilakukan saat ini adalah penanaman kelapa sawit," kata Andi Riyan kepada TribunEnrekang.com, Jumat (14/7/2017).

Olehnya itu Ia menuntut agar, segala bentuk aktivitas yang ada di PTPN XIV di Maiwa dihentikan.

"Kami juga minta agar aparat keamanan (Brimob) yang ada di wilayah PTPN XIV meninggalkan tempat itu karena tidak sesuai regulasi," ujarnya.

Para pengunjuk rasa ditemui oleh, Penanggung jawab PTPN XIV Maiwa, Priyo dan menjanjikan akan menghentikan kegatan mereka.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help