TribunTimur/

Sepak Bola Tana Toraja Gagal ke Porda, Wabup: Saya Tetap Bangga, Bukan Pemain Bayaran

Pada laga Pra Porda cabang sepak bola ini, PSSI Tana Toraja mengirimkan 20 pemain yang masih berstatus pelajar SMA/SMK.

Sepak Bola Tana Toraja Gagal ke Porda, Wabup: Saya Tetap Bangga, Bukan Pemain Bayaran
yultin/tribuntoraja.com
Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Tim Sepak bola Tana Toraja gagal ke Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulawesi Selatan di Pinrang tahun 2018 mendatang.

Bermain di wilayah VI bersama Palopo, Sidrap, dan tuan rumah Enrekang, tim dengan julukan tim Bumi Lakipadada keok di dua pertandingan.

"Saya tetap bangga melihat para pemain kami, masih muda, dan asli anak Tana Toraja, bukan pemain bayaran," ujar Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, saat dimintai tanggapannya oleh TribunToraja.Com, di kantor DPD II Golkar Tana Toraja, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Kamis (13/7/2017) malam.

Pada laga Pra Porda cabang sepak bola ini, PSSI Tana Toraja mengirimkan 20 pemain yang masih berstatus pelajar SMA/SMK.

Kabupaten Tana Toraja harus memupus impian untuk berlaga di Porda Pinrang 2018, setelah dikalahkan tuan rumah Enrekang dengan skor 6 - 1, dan Sidrap 3 - 1.

"Tidak lolos ke Porda, dua pemain Tana Toraja dipanggil memperkuat tim Pra PON SulSel," ungkap Ketua DPD II Golkar Tana Toraja ini.

Sebelum memgikuti Pra Porda di Enrekang, Askab PSSI Tana Toraja tidak menargetkan lolos.

"Sebelum berangkat, saya bertemu pengurus PSSI Tana Toraja untuk bermain baik saja karena pemain kita lebih proyeksikan ke Liga 3", tambah Mantan Kapolres Tana Toraja ini.

Tim Pra Porda sepak bola Tana Toraja dilatih Yakob Nepo yang merupakan mantan pemain PSSI Tana Toraja, dibantu asisten pelatih Habel Lilla, dan Musianus Olsen.

Penulis: Yultin Rante
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help