TribunTimur/

Acara Wisuda Tuai Protes, Tembok Pembatas Pisahkan Mahasiswa Kaya dan Mahasiswa Biasa

Acara perpisahan setelah belajar selama empat tahun lamanya harusnya menjadi sesuatu yang dinanti dan menyenangkan.

Acara Wisuda Tuai Protes, Tembok Pembatas Pisahkan Mahasiswa Kaya dan Mahasiswa Biasa
ODDYCENTRAL.COM
Acara perpisahan mahasiswa. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Acara perpisahan setelah belajar selama empat tahun lamanya harusnya menjadi sesuatu yang dinanti dan menyenangkan.

Namun nampaknya hal tersebut tak berlaku untuk kampus ini.

Jika sebelumnya negara Meksiko pernah mencela Presden Amerika Serikat, Donald Trump karena membangun tembok raksasa di perbatasan AS-Meksiko demi mencegah masuknya imigran ilegal.

Namun miris, sebuah kampus di Meksiko malah menerapkannya di acara pesta perpisahan.

Mereka membangun tembok tinggi untuk memisahkan mahasiswa yang telah membayar pesta wisuda dari mereka yang tak sanggup membayarnya.

Foto-foto mengenai acara wisudaan tersebut kini tersebar di media sosial dan menuai banyak kritik. pro dan kontra.

Tak sedikit yang menganggap cara tersebut sangatlah diskriminatif dan tak jarang pula yang menyebutkan jika menggunakan tembok untuk memisahkan yang mampu dan tak mampu adalah sah-sah saja.

Tembok raksasa yang terbuat dari kayu tersebut terpampang jelas di dalam aula acara perpisahan wisuda sebuah kampus bernama Qunitana Roo.

Hal tersebut pertama kali diunggah oleh seorang pengguna Facebook bernama Salvador Brieno Aleman

Seperti yang diberitakan pada Odditycentral.com, pesta perpisahan tersebut diatur oleh sebuah party organizer bernama “Colegio de Bachilleres”.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help