TribunTimur/
Home »

Luwu

Unjuk Rasa di DPRD Luwu, Warga Bajo Tuntut Pengaspalan Jalan

Namun sejumlah pengunjuk rasa menahan diri meminta anggota DPRD Luwu untuk menjawab pertanyaan mereka.

Unjuk Rasa di DPRD Luwu, Warga Bajo Tuntut Pengaspalan Jalan
desy/tribunluwu.com
Forum Masyarakat Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, unjuk rasa di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu, Jl Jendral Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Luwu. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Forum Masyarakat Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, unjuk rasa di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu, Jl Jendral Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Luwu.

Mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Luwu secepatnya mengaspal jalan poros Bajo.

Selain itu juga menuntut agar pemerintah menutup aktivitas pertambangan PT Harfiah.

Koordinator aksi, Hajar, mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Luwu tidak serius dalam memaksimalkan penggunaan anggaran yang dapat dirasakan langsung masyarakat, terutama anggaran DAK yang dialokasikan dari pusat.

"Sejak 2015 pemkab Luwu memperoleh anggaran DAK dari pusat namun pemerintah tidak melakukan penyerapan anggaran tersebut, dan sekarang 2017 pengaspalan ruas jalan Bajo Barat memperoleh DAK sebesar 15,7 M namun lagi lagi pemerintah tidak melakukan pengaspalan jalan tersebut," jelas Hajar.

Aksi berlangsung di depan DPRD Luwu nyaris bentrok dengan petugas saat anggota DPRD Luwu meminta pengunjuk rasa masuk kedalam ruang aspirasi.

Namun sejumlah pengunjuk rasa menahan diri meminta anggota DPRD Luwu untuk menjawab pertanyaan mereka.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help