TribunTimur/

Kades Punagaya Jeneponto: Kami Sangat Berharap Tapi Kita Mengerti Kesibukan Presiden

Padahal persiapan jauh-jauh hari, sampai jalan dicat, dan tanaman cabe didatangkan khusus dari penjuru kota.

Kades Punagaya Jeneponto: Kami Sangat Berharap Tapi Kita Mengerti Kesibukan Presiden - persiapan-warga_20170713_143646.jpg
Muslimin Emba/tribunjeneponto.com
Warga di rumah Kepala Desa Punagaya Andi Pangeran Mustamu, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, mempersiapkan atribut penyambutan Presiden RI Joko Widodo, Rabu malam. 
Kades Punagaya Jeneponto: Kami Sangat Berharap Tapi Kita Mengerti Kesibukan Presiden - persiapan-batal_20170713_143356.jpg
Muslimin Emba/tribunjeneponto.com
Warga di rumah Kepala Desa Punagaya Andi Pangeran Mustamu, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, mempersiapkan atribut penyambutan Presiden RI Joko Widodo, Rabu malam. 
Muslimin Emba/Tribunjeneponto.com
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU- Kepala Desa Punagaya Andi Pangeran Mustamu hanya bisa maklum atas kabar rencana kedatangan Presiden RI Joko Widodo batal. 
Hari ini Jokowi batal ke Desa Punagaya, Kecamtaan Bangkala, Jeneponto, untuk meninjau proyek PLTU Punagaya.
Presiden memilih ke Balikpapan seusai berkunjung ke Maros, Sulsel, pagi tadi.
"Iya sekitar jam 12 kami dapat info bahwa pak presiden mau ke PLTU berkunjung, jadi kita langsung pergi cetak spanduk ucapan selamat datang," kata adik kandung Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu, tersebut.
Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, merupakan lokasi pembangunan dua pembangkit listrik tenaga uap, yaitu PLTU Bosowa dan PLTU Takalar.
"Kita juga sudah rapat dengan beberapa tokoh masyarakat untuk penaikan bendera umbul-umbul dan berkordinasi dengan pihak sekolah untuk penyambutan dari para siswa," ujar Karaeng Rani, sapaan Andi Pangeran Mustamu.
Namun, kata Karaeng Rani, berselang beberapa jam kemudian, rencana Jokowi ke Jeneponto batal.
"Tapi malamnya saya dapat kabar dari orang PLTU, katanya pak presiden batal hadir pak desa, jadi saya kembali sampaikan info itu ke warga," katanya.
Seketaris Apdesi Sulsel ini menyebut rencana Jokowi ke Jeneponto dinanti-nanti warga.
"Sangat berharap kedatangan beliau, tapi mungkin ada agenda yang penting, jadi kita mengerti saja kesibukan beliau," tutur Ketua Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Jeneponto itu.
Di Makassar, khususnya warga Kecamatan Ujung Pandang, kecewa lantaran lorong mereka tak batal dikunjungi presiden.
Padahal persiapan jauh-jauh hari, sampai jalan dicat, dan tanaman cabe didatangkan khusus dari penjuru kota.(*)
 
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help