TribunTimur/
Home »

Lutra

Protes Pembangunan Bendungan, Warga Baliase Mengadu di DPRD Luwu Utara

Warga mendesak DPRD menghentikan pembangunan bendungan itu karena akan menghanyutkan beberapa rumah warga.

Protes Pembangunan Bendungan, Warga Baliase Mengadu di DPRD Luwu Utara
chalik/tribunlutra.com
Warga Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, Luwu Utara, mengadu ke DPRD Luwu Utara, Rabu (12/7/2017). 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Warga Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, Luwu Utara, mengadu ke DPRD Luwu Utara, Rabu (12/7/2017).

Mereka merasa dirugikan dengan pembangunan Bendungan Baliase.

Warga mendesak DPRD menghentikan pembangunan bendungan itu karena akan menghanyutkan beberapa rumah warga.

"Sebelum ada pembangunan, jarak rumahnya saya dari tepi sungai sekitar 20 meter. Kini tinggal 3 meter saja, satu kali lagi banjir rumah saya bisa hanyut. Tolong hindarkan kami dari bahaya," kata warga, Riski.

Bendung Baliase adalah proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, Luwu Utara.

Baca: Setubuhi Siswi SMA, Pemuda Lino Luwu Utara Dibekuk Polisi

Dikerja sejak akhir tahun 2015 oleh kontraktor pelaksana Wakita-Cempaka (KSO) dengan anggaran Rp 195 miliar lebih.

Bendung Baliase diharapkan menjadi solusi permasalahan banjir yang kerap terjadi di Malangke dan Mappedeceng yang diakibatkan luapan air sungai itu.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help