TribunTimur/

Kemenag Jeneponto Imbau JCH Bawa Beras 10 Liter

Para JCH diminta membawa barang bawaan yang akan digunakan selama beribadah

Kemenag Jeneponto Imbau JCH Bawa Beras 10 Liter
muslimin/tribunjeneponto.com
JCH menukarkan uang rupiahnya dengan mata uang dinar di jasa penukaran uang yang telah disediakan dalam Masjid Agung Jeneponto, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Rabu (12/07/2017) siang. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Jamaah Calon Haji (JCH) Jeneponto diimbau agar tidak membawa barang bawaan melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

Hal itu disampaikan Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah Kemenag Jeneponto Maimunah saat memberi pembekalan manasik haji 2017 di Masjid Agung, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Rabu (12/07/2017).

"Barang bawaan isi koper dan satu tas itu beratnya maksimal 25-27 kilo, jadi tidak boleh lewat dari itu, karena tahun lalu, jamaah asal Jeneponto didapati membawa barang melebihi berat yang sudah ditetapkan," kata Maimunah.

Menurutnya, para JCH cukup membawa barang bawaan yang akan digunakan selama beribadah

Baca: 345 JCH Jeneponto Berangkat 22 Agustus

"Jangan bawa beras banyak-banyak, cukup lima sampai 10 liter saja, apalagi bawa sayur terong, dodol, di Mekkah semua sudah tersedia, cukup kita bawa uang saja yang sudah ditukar dengan mata uang dinar," ujar Maimuna.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau JCH tetap membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.

Usai mendengarkan arahan, JCH berbondong-bondong menukarkan uang rupiahnya dengan mata uang dinar di jasa penukaran uang yang telah disediakan panitia.

Tahun ini, Kemenag Jeneponto memberangkatkan 345 JCH yang tergabung dalam kloter 30 Embarkasi Makassar.

Masih ada 8.000 daftar tunggu yang akan diberangkatkan Kemenag Jeneponto.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help