TribunTimur/

71 Dosen Unismuh Terima Dana Hibah Kemenristekdikti Tahun 2017

Untuk dosen pemula minimal Rp 20 juta, terapan minimal Rp 50 juta, pundamental minimal Rp 55 juta

71 Dosen Unismuh Terima Dana Hibah Kemenristekdikti Tahun 2017
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar telah menandatangani kontrak program hibah penelitian tahun anggaran 2017 dari Kemenristek Dikti di Aula Mini Fakultas Teknik Unismuh, Rabu (12/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Sebanyak 71 dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar telah menandatangani kontrak program hibah penelitian tahun anggaran 2017 dari Kemenristek Dikti di Aula Mini Fakultas Teknik Unismuh, Rabu (12/7/2017).

Penandatanganan kontrak hibah penelitian tersebut dihadiri Rektor Unismuh Makassar Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM, Ketua LP3M Dr Ir H Abubakar Idham dan Ketua Bidang Penelitian Arief Muksin.

Rahman Rahim mengatakan ada lima program strategis Unismuh salah satunya adalah kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

“Dari sisi jumlah dan kualitas penelitian dalam beberapa tahun terakhir di Unismuh ini sudah mulai menggembirakan, tetapi ini masih harus terus dipacu baik dari sisi jumlah maupun kualitas,” kata Rahman Rahim.

Sementara Abubakar Idham mengungkapkan jumlah dana hibah yang diperoleh sebesar Rp 2.138.000.000 dari 71 dosen Unismuh Makassar. Dana ini dibagi berdasarkan kelompok penelitian.

Untuk penelitian dosen pemula sebanyak 35 orang, penelitian terapan 11 orang, penelitian pundamental 1 orang, disertasi doktor 13 orang, hibah tim pascasarjana 2 orang, penelitian pekerti 2 orang dan penelitian unggulan perguruan tinggi 2 orang.

Sekadar diketahui dana yang diperoleh untuk dosen pemula minimal Rp 20 juta, terapan minimal Rp 50 juta, pundamental minimal Rp 55 juta, disertasi doktor minimal Rp 60 juta, hibah pascasarjana Rp 150 juta, pekerti Rp 125 juta dan PUPT sebesar Rp150 juta.

“Dosen yang mendapatkan hibah penelitian untuk tim pasca adalah Prof Syafiuddin dan Dr Lukman Hakim. Sementara untuk PUPT adalah Dr Ir Darwis MAc dan Dr Ir Sukmasari MT,” ujar Abubakar. (*)

Penulis: Hasrul
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help