TribunTimur/

Alasan Baru Direktur PDAM Jeneponto Tunda Bayar Gaji Pegawai: Cari Kabel Data

Namun hingga saat ini, sejumlah pegawai belum memperoleh pencairan gaji yang disiapkan lantaran terjadi gangguan teknis administrasi.

Alasan Baru Direktur PDAM Jeneponto Tunda Bayar Gaji Pegawai: Cari Kabel Data
muslimin emba/tribunjeneponto.com
Pegawai PDAM Jeneponto yang unjuk rasa di kantor DPRD Jeneponto beberapa hari lalu.  

Muslimin Emba/Tribunjeneponto.com

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU- Direktur PDAM Jeneponto Amri Mahadi Kulle mengaku siap membayar tunggakan gaji pegawainya. Namun, ada kendalanya.

"Dari kemarin kita sudah siapkan, sesuai dengan kebutuhan gaji yang dimasukkan oleh bendahara keuangan," kata Mari Mahadi dikonfirmasi TribunJeneponto.com, Selasa (11/07/2017) siang.

Menurutnya, pencairan gaji harus sesuai dengan kelengakapan admimistrasi pegawai.

"Biasanya itu totalnya 126 juta, tapi kan harus sesuai dengan amprah gaji yang dimasukkan oleh bendahara, juga misalnya terkait dengan kehadiran harus disesuaikan itu semua," ujarnya.

Hingga saat ini, sejumlah pegawai belum memperoleh pencairan gaji yang disiapkan. Alasan Amri, terjadi gangguan teknis administrasi.

"Jadi itu data pegawai yang menerima gaji, kabel yang menyimpan datanya hilang, ini sementara kita carikan lagi," kata Amri.

Terdapat 96 pegawai tetap dan 25 tenaga honorer yang diperkerjakan PDAM Jeneponto.

Sebagaian besar dari mereka memilih mogok kerja lantaran gaji belum dibayarkan.

Tidak hanya mogok kerja, mereka juga memutus aliran air ke pelanggan. (*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help