TribunTimur/
Home »

Barru

Korupsi Proyek Patung Colliq Pujie

Kapolres Barru Ancam Jemput Paksa Andi Idris Syukur

Polres Barru menetapkan dua tersangka, yakni, Kabid Penyehatan Lingkungan dan Pemukiman Dinas PU Barru Yudi Asmoro dan perancang Patung Colliq Pujie.

Kapolres Barru Ancam Jemput Paksa Andi Idris Syukur
Akbar HS/tribunbarru.com
Kapolres Barru AKBP Burhaman di ruang kerjanya, Markas Polres Barru, Kamis (6/7/2017). 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU- Bupati Barru nonaktif Andi Idris Syukur belum memenuhi panggilan Polres Barru terkait kasus dugaan korupsi proyek patung Colliq Pujie.

Sesuai surat panggilan Polres, jadwal pemeriksaan Idris Syukur sebagai saksi, hari ini pukul 10.00 Wita

Namun hingga berita ini diturunkan, Idris terlihat di Markas Polres Barru.

"Kita masih menunggu, namun jika yang bersangkutan betul tidak hadir hari ini maka kita akan kembali melayangkan surat panggilan kedua," kata Kapolres Barru AKBP Burhaman kepada Tribunbarru.com.

Burhaman menambahkan, pihaknya bakal menjemput paksa Idris Syukur jika tidak datang setelah panggilan kedua.

"Kita akan lakukan sesuai aturan, dan panggilan ini atas instruksi Kejari Barru," tegas Burhaman.

Kasus korupsi patung Colliq Pujie diduga merugikan negara senilai Rp 714.800.000.

Polres Barru menetapkan dua tersangka, yakni, Kabid Penyehatan Lingkungan dan Pemukiman Dinas PU Barru Yudi Asmoro dan perancang Patung Colliq Pujie Dicky Chandra yang juga dosen Seni Rupa UNM. (*)

Penulis: Akbar
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help