TribunTimur/

Empat Organisasi Ini Baksos Bagi Sembako di Polman

Ia mengatakan gerakan sosial tersebut juga didasari bahwa sang pencipta telah mendesain tubuh manusia untuk senantiasa berbagi

Empat Organisasi Ini Baksos Bagi Sembako di Polman
nurhadi/tribunsulbar.com
Anak Lontara Nusantara (Altar), Lembaga Malaqbi Institute, Deje Studio, dan Aliansi Community menggelar aksi sosial di sejumlah Desa yang ada di Kecamatan Binuang, dan Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar, Selasa (20/6/2017). 

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Anak Lontara Nusantara (Altar), Lembaga Malaqbi Institute, Deje Studio, dan Aliansi Community menggelar aksi sosial di sejumlah Desa yang ada di Kecamatan Binuang, dan Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar, Selasa (20/6/2017).

Aksi sosial yang bertajuk "Gerakan berbagi untuk sesama" dilakukan dalam bentuk pembagian sembako seperti di Dusun Welang Pelang, Kelurahan Ammasangan, Desa Mammi, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, dan di jalan Pangiu Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali.

Salah seorang anggota Altar Karmila Bakri mengatakan akan masih melakukan pembagian sembako di beberapa titik lagi mengingat donasi dari beberapa relawan masih tersedia dengan beberapa target atau sasarannya.

"Ini kami lakukan dengan semangat mengasah rasa empati untuk sesama dengan prinsip bahwa kamu,dia,dan mereka adalah kita",kata Karmila dalam rilisnya kepada TribunSulbar.com, Senin (22/6/2017).

"Spirt ini tentunya merujuk pada budaya lokalitas kita, budaya gotong-royong yang harus dilestarikan dalam laku diri setiap insan manusia," ujar mantan aktivins PMII itu.

Ia mengatakan gerakan sosial tersebut juga didasari bahwa sang pencipta telah mendesain tubuh manusia untuk senantiasa berbagi, sekalipun mata kita tak mampu melihat.

"Selam masih ada kaki dan tangan yang bisa memegang tongkat untuk mengarahkan kita berjalan insya Allah ini akan terus kami lakukan,"ucapnya.

Selain melakukan pembagian sembako, Altar bersama Lembaga Malaqbi Institute dan dua komunitas lainnya juga menyempatkan memberikan ruang edukasi kepada sejumlah anak-anak putus sekolah.

"Apalagi ini dengan momentum bulan suci ramadhan dimana dimaknai tidak hanya sebatas puasa saja, menahan lapar, haus dan nafsu. Tetapi lebih kepada mengasah sisi kemanusiaan kita dimana Islam sebagai rahmatan lil alamin. Menyeimbangkan ibadah spritual dengan ibadah sosial," jelasnya.

Gerakan sosial tersebut di lanjutkan di Dusun Lamasarian, Kecamatan Tinambung, dengan penyaluran sembako terhadap korban kebakaran yang terjadi pada Selasa tanggal 13 juni 2017, pada pukul 22.00 wita.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help