Robert: Liga Indonesia Mirip Liga Inggris

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, menyebut jika Liga Indonesia sangat kompetitif.

Robert: Liga Indonesia Mirip Liga Inggris
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, PADANG-Memasuki pekan ke-10 Liga 1 Indonesia, perolehan poin masih ketat antar sejumlah tim papan atas hingga papan tengah.

PSM Makassar misalnya sebagai pemuncak klasemen dengan 20 poin dari sembilan laga hanya terpaut satu poin dari Madura United yang berada di posisi kedua meski telah melakoni 10 laga.

Baca: Tantang SP, Ini Prakiraan Susunan Pemain PSM

Ketatnya perolehan poin bahkan lebih sengit lagi antara penghuni Runner-up hingga posisi ke-11 klasemen yang sementara dihuni Arema FC. Hanya terpaut lima poin saja dimana anak asuhan Aji Santoso memperoleh 14 poin dari sembilan laga.

Hal ini mengisyaratkan jika hingga memasuki pekan ke-10 nanti masih banyak kemungkinan perubahan posisi papan atas hingga papan bawah. Tak ada satu tim pun yang berleha-leha dengan perolehan poin saat ini sebab setiap tim memiliki peluang yang sama untuk saling menggeser.

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, menyebut jika Liga Indonesia sangat kompetitif. Ia bahkan mengibaratkan jika Liga Indonesia sama dengan Liga Inggris.

"Liga di Indonesia tidak sama dengan negara Asia tenggara lainnya, disini lumayan kompetitif seperti Liga Inggris,"ujarnya, Rabu (7/6/2017).

Hal ini menurutnya sangat baik untuk meningkatkan kualitas pertandingan. Selain dari itu mantan pelatih Arema Indonesia mengatakan jika saat ini tak ada satu tim yang superior.

"Tim manapun bisa memenangkan pertandingan dengan tim atas bergantung kemauan, dari sisi tersebut makanya kita tetap harus lebih fokus menghadapi hal itu."paparnya.

Menyermati ucapan Robert, kemudian bersinergi dengan konsistensi PSM Makassar hingga saat ini, skuad Ayam Jantan dari Timur merupakan satu-satunya tim yang konsisten menghuni papan atas bahkan sebagai pimpinan klasemen sejak pekan pertama.

Menurutnya kunci dari konsistensi sebuah tim yakni memiliki organisasi yang berjalan beriringan dengan tujuan dari orang-orang yang menjalankannya.

"Tim Makassar tidak terlalu besar namun dengan organisasi yang bagus, orang-orang yang bagus di dalamnya dan penyeleksian pemain yang bagus. Meskipun terlalu dini tapi kita sudah buktikan hingga saat ini," pungkas Robert.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help