Motor Metik Topang 75 Persen Penjualan Adira Finance Cabang Makassar 1

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) Makassar 1 mengucurkan pembiayaan hingga Rp 140,23 miliar untuk 10.903 motor selama Januari-Mei

Motor Metik Topang 75 Persen Penjualan Adira Finance Cabang Makassar 1
Sanovra JR/Tribun Timur
Branch Manager PT Adira Finance Makassar 1, Rajaman (tengah) menjelaskan program event Serbuu Lebaran di sela jumpa pers di kantornya, Jl AP Pettarani, Makassar, Sabtu (3/6). Program Serba Baru Serba Untung (Serbuu) Lebaran kembali dihelat PT Adira Dinamika Multifinance (Adira Finance) Cabang Makassar 1 di Daya Grand Square mulai pada tanggal 1 hingga 21 juni 2017 mendatang. Serbuu Lebaran tahun ini menawarkan beberapa program menarik. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) Makassar 1 mengucurkan pembiayaan hingga Rp 140,23 miliar untuk 10.903 motor selama Januari-Mei 2017.

Branch Manager Adira Finance Makassar 1 Rajaman yang ditemui belum lama ini mengatakan, dari total pembiayaan tersebut tipe matik masih berkontribusi paling besar di angka 75 persen.

Posisi kedua ditempati bebek/moped dengan sumbangan sebesar 21 persen. Tipe sport berkontribusi sebesar tiga persen. Sementara sisanya untuk roda tiga.

Rajaman mengatakan ada penurunan pada periode tersebut tahun ini dibandingkan periode sama tahun lalu. Penurunan sekitar 0,3 persen. Januari-Mei 2016 pihaknya membiayai 11.505 unit dengan total Rp. 140,67 miliar.

"Penyebab penurunan pembiayaan dipengaruhi kondisi market motor baru yang turun tipis. Namun lenurunan kita tidak terlalu signifikan karena demand motor bekas masih naik sehingga bisa membantu performance cabang,” kata Rajaman.

Hingga Mei kenarkn, rasio portofolio motor baru 44 persen dan motor bekas 56 persen. "Untuk NPL (kredit macet) naik tipis dari April 1,73 persen menjadi 1,8 persen pada Mei lalu. Namun angka ini tetap sehat di bawah dua persen," jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help