Lagi, 16 Desa di Luwu Utara Terendam Banjir

Hujan dengan intensitas tinggi empat hari terakhir dan meluapnya dua sungai besar, Rongkong dan Baliase jadi penyebab utama banjir di Luwu Utara.

Lagi, 16 Desa di Luwu Utara Terendam Banjir
Chalik Mawardi/tribunlutra.com
Banjir merendam rumah di Desa Malangke, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (1/6/2017). 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MALANGKE - Sebanyak 16 desa dari enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara masih terendam banjir, Kamis (1/6/2017).

Jumlah tersebut berdasarkan data yang dirilis Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Alauddin Sukri.

"Kalau yang masih terendam berdasarkan data sementara ada 16 desa," ujar Alauddin kepada TribunLutra.com.

Adapun desa yang terendam antara lain Lawewe, Lembang-lembang, Beringin Jaya (Baebunta), Cenning, Waelawi, Pengkajoang, Limbong Warga, Wara (Malangke Barat).

Girikusuma, Pince Putih, Malangke, Ladongi, Takkalala (Malangke), Batang Tongkang (Bone-bone), Paomacang (Sukamaju), dan Mari-mari (Sabbang).

Baca: Terbiasa Dilanda Banjir, Warga Waelawi Luwu Utara Tidak Mengungsi

"Data ini kami peroleh dari laporan masyarakat dan kades dan dikonfirmasi dengan camat setempat," kata Alauddin.

Dari 16 desa tersebut, ada beberapa yang terendam sejak empat hari lalu atau Senin (29/5/2017), seperti Waelawi dan Wara.

"Ketinggian air bervariasi, mulai 30 centimeter hingga 60 centimeter," ucap Alauddin.

Hujan dengan intensitas tinggi empat hari terakhir dan meluapnya dua sungai besar, Rongkong dan Baliase jadi penyebab utama banjir di Luwu Utara.

Desa yang terendam berjarak puluhan kilometer dari Masamba, Ibu Kota Luwu Utara dan merupakan langganan banjir.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help