Pertamina Prediksi Konsumsi Pertalite dan Pertamax Meningkat Tajam
Memproyeksi, terjadi kenaikan konsumsi BBM non subsidi meningkat tajam saat Ramadan dan Lebaran 2017 mendatang
Penulis: Ardy Muchlis | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII wilayah Sulawesi memproyeksi, terjadi kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) non subsidi seperti Pertalite dan Pertamax akan meningkat tajam saat Ramadan dan Lebaran 2017 mendatang
Sementara konsumsi BBM subsidi seperti premium akan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
"Ini berdasarakan tren tahun lalu, dimana Pertalite dan pertamax makin diminati. Kita prediksi tahun ini juga begitu," ujar General Manager MOR VII, Joko Pitoyo dalam pressconfrence kesiapan Pertamina menghadapi Ramadan dan Lebaran di kantornya Jalan Garuda Makassar, Selasa (23/5).
Joko mengungkapkan khusus wilayah Makassar, konsumsi pertalite pada masa Ramadan diproyeksi meningkat 265 persen atau 345 kiloliter (KL) jika dibandingkan ramadan tahun sebelumnya hanya 95 KL.
Begitupun dengan konsumsi pertamax, diproyeksi mencapai 60 KL meningkat 25,1 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 48 KL.
"Sebaliknya, konsumsi premium akan mengalami penurunan sekitar 17,8 persen atau hanya 578 KL dibanding tahun sebelumnya," katanya.
Joko menjelaskan tren konsumsi BBM Non Subsidi terutama pertalite terus meningkat. Lantaran masyarakat makin sadar terkait keunggulan dari produk ini.
"Penggunananya mayoritas anak muda yang banyak beralih ke pertalite," ujarnya. (*)