TribunTimur/

Tari Patta-patta Pangkep Raih Juara Terbaik II di Kemah Seni Sulsel 2017

Tari Patta-patta (Orang-orangan sawah) tersebut diangkat dari tema kearifan lokal tradisi Ma'dongi (menjaga padi dari serangan burung pipit).

Tari Patta-patta Pangkep Raih Juara Terbaik II di Kemah Seni Sulsel 2017
munjiyah/tribunpangkep.com
Kabupaten Pangkep meraih terbaik ke II untuk kategori lomba Tari di Kemah Seni se-Sulawesi Selatan tahun 2017 di Makassar, Sabtu (20/5/2017). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Kabupaten Pangkep meraih terbaik ke II untuk kategori lomba Tari di Kemah Seni se-Sulawesi Selatan tahun 2017 di Makassar, Sabtu (20/5/2017).

Tari Patta-patta (Orang-orangan sawah) tersebut diangkat dari tema kearifan lokal tradisi Ma'dongi (menjaga padi dari serangan burung pipit).

Orang-orang sawah yang terbuat dari kayu atau jerami dengan bentuk menyerupai sosok manusia berdiri tegak di tengah sawah.

Musiknya terdiri dari paleppa-leppa, tennong-tennong, kentongan, garencang (kalung sapi/kerbau), katiting (puput), lea-lea, gendang dan gong.

Baca: Mantan Anggota DPRD Pangkep Ini Punya Ratusan Badik, Ada Harga Rp 100 Juta

"Pangkep punya banyak tarian khas lokal jadi kita garap yang belum pernah ditampilkan sebelumnya, dibuktikan dengan melampirkan surat pernyataan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Pangkep," kata Penata Tari Sanggar Baruga Seni Guliga Pangkep, Andi Surya Dewan kepada Tribunpangkep.com.

Andi Surya berharap tarian ini terus ada di Kabupaten Pangkep sebagai bukti sejarah masa lampau para petani.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help