TribunTimur/

Periode Ketiga La Tunreng, 12 Proker dan 14 Dewan Pakar Apindo Sulsel

Ia menyebut, dewan pakar tentu akan memberikan kajian dan anilisis prospek bisnis dari 14 sektor dan bidang yang ada di kepengurusan.

Periode Ketiga La Tunreng, 12 Proker dan 14 Dewan Pakar Apindo Sulsel
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADLY ALI
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo) Sulsel selama dua periode, La Tunreng memberi sambutan pada Musyawarah Provinsi (Musprov) keenam di Grand Clarion Hotel Jl AP Pettarani Makassar, Kamis (27/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel periode 2017-2022 menggelar rapat pleno pertama di Grand Clarion Hotel Makassar, Jumat (19/5/2017).

Dalam pleno tersebut, DPP menetapkan 12 program kerja jangka pendek, dan menetapkan 14 dewan pakar Apindo.

Hadir pada rapat sore tadi seluruh pengurus DPP Apindo Sulsel, dewan pakar, dan dewan penasehat DPP Apindo Sulsel.

Ketua DPP Apindo Sulsel, La Tunreng, mengatakan, rapat pleno lengkap ini merupakan amanah Musyawarah Provinsi (Musprov) VI DPP Apindo Sulsel 2017, dimana pelantikan pengurus dan kebijakan-kebijakan lainnya harus dipelonakan.

"Pengurus DPP Apindo Sulsel Periode 2017-2022 dan kebijakan lainnya kita plenokan di sini. Ini sangat penting dilakukan agar program yang ada berjalan secara sistematis dan terstruktur serta berjalan baik. Sinergitas ketua, wakil ketua, dan pengurus semaksimal mungkin dilaksanakan," kata La Tunreng.

Ia menyebut, dewan pakar tentu akan memberikan kajian dan anilisis prospek bisnis dari 14 sektor dan bidang yang ada di kepengurusan.

"Kita harapkan dewan pakar betul-betul mengkaji sektor-sektor mana yang potensial dan prioritas menghadapi tantangan dunia usaha. Kita juga harapkan masukan dari dewan penasehat. Hal ini sejalan dengan tema rapat pleno ini 'Peranan Pengurus dalam Rangka Memperkuat Dunia Usaha'.

Tema ini diangkat karena tantangan ekonomi sangat berat, sehingga diharapkan pengurus memiliki kemampuan menjalankan dunia usaha.Tanpa pengurus kuat kita tidak mampu proteksi dari kendala yang ada di dunia usaha. Karena Apindo merupakan asosiasi pengusaha multi sektor," terangnya.

12 program kerja Apindo jangka pendek yakni, menetapkan Indikator utama (IKU) setiap pengurus, Pelaksanaan kajian-kajian untuk setiap wakil ketua dari rapat yang telah dilaksanakan sesuai dengan sektor dan bidangnya masing-masing, Dewan pakar memberikan masukan-masukan dari kajian yang telah di laksanakan.

Selanjutnya, menetapkan dan melaksanakan rapat pleno setiap tiga bulan sekali, Penambahan jumlah anggota, Tindak lanjut kerja sama dengan IPC. Tindak lanjut MOU bersama ATC, Data base anggota Apindo, Tindak lanjut dengan New Zealand, Pelatihan wirausaha muda bidang industri, Dewan bisnis dan terakhir MoU Bersama Ombudman.

Adapun Dewan Pakar DPP Apindo Sulsel, yaitu Ketua Prof Dr Baharuddin Abidin, Prof Dr Wardihan, Prof Dr mansyur, dan lainnya. Sementara, Dewan Penasehat DPP Apindo Sulsel adalah Ketua Andi Unggul Attas, Wilianto Tanta, Kwandy Jita, dan lainnya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help