TribunTimur/

Fraksi Nasdem DPRD Sulsel Sindir Penurunan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor

Desy Susanti Soetomo menyampaikan pajak progresif ini untuk membatasi padatnya kendaraan.

Fraksi Nasdem DPRD Sulsel Sindir Penurunan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor
HANDOVER
Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Sulsel terkait Pajak Daerah, Perubahan Perda RPJMD di Sekretariat DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Jumat (19/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Fraksi Partai Nasdem DPRD Sulsel menyindir penurunan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dalam Rencana Perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tentang Pajak Daerah.

Pembaca Pandangan Umum Fraksi Nasdem, Desy Susanti Soetomo menyampaikan pajak progresif ini untuk membatasi padatnya kendaraan.

Baca: Fraksi Demokrat Minta Pemprov Sulsel Fokus Program RPJMD, Fraksi Gerindra Keluhkan Ini

Sehingga, Fraksi Nasdem Sulsel memberikan masukan bahwa pajak progresif dizonasi.

"Pada daerah rawan macet bisa ditingkatkan pajak progresif. Di daerah tidak rawan macet, maka tidak dikenakan pajak progresif," katanya.

Dalam dalam angka 1 huruf b Pasal 9 diubah tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai berikut:

1. Kendaraan bermotor pribadi

a. untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama sebesar 1,5 persen.

b. kepemilikan kendaraan bermotor kedua dan untuk kendaraan pribadi sebagai berikiut

Halaman
12
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help