TribunTimur/

citizen reporter

Ujian SBMPTN 2017 di SMA Negeri 6 Makassar, Tanpa Joki

Sesuai aturan panitia, peserta yang tidak hadir otomatis dinyatakan gugur.

Ujian SBMPTN 2017 di SMA Negeri 6 Makassar, Tanpa Joki
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Ketua Panitia Lokal (Panlok) Unhas Ishaq Rahman menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers terkait kesiapan penyelenggaraan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di La Koffie Cafe Jl Sultan Alauddin, Makassar, Senin (15/5). 

Fajar S Djuanda

Ketua Ruangan 02-24-11 Panitia SBMPTN 2017 di SMA Negeri 6 melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM - Pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017, Panlok 82 di ruang 011 SMA Negeri 6 "A", Selasa (17/5/2017), berlangsung tertib dan lancar, tanpa joki dan kecurangan lainnya yang ditemukan pengawas dan panitia.

Fajar Juanda
Fajar Juanda (dok pribadi)

Khusus di ruang 02-24-011, seorang peserta dengan nomor urut ujian 10, tidak hadir. Sesuai aturan panitia, peserta tersebut otomatis dinyatakan gugur.

Ujian berlangsung dua sesi bagi Kelompok Soshum (IPS) dan Saintek (IPA). Sedangkan Kelompok Campuran (IPC) berlangsung 3 sesi. Adapun materi ujian Soshum yakni Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD-Soshum).

Untuk meminimalisir saling contek antar peserta, panitia Sie Naskah telah mengelompokkan soal dalam 4 bagian untuk satu materi ujian. Jadi kemungkinan peserta saling tiru sangat kecil. Sama seperti seleksi tahun lalu, jumlah peserta dalam satu ruangan yakni 20 orang.

"Anggaplah peserta adalah anak kita sendiri. Jangan sampai ada yang keliru menuliskan nomor tes dan kode naskah. Kasihan mereka," ujar Ketua Lokasi, Prof Dr Joeharnani Tresnati DEA sembari mengingatkan para pengawas untuk selalu teliti dan cermat. (*)

Editor: Arif Fuddin Usman
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help