TribunTimur/

Pohon Aneh di Taman Siswa Jeneponto Ini Dinamakan Pohon Kasih Sayang, Begini Ceritanya

Melihat keanehan itu, seorang pengunjung, Adnan (31) yang ditemui, mengungkap cerita adanya sisi mistik dari keberadaan pohon itu.

Pohon Aneh di Taman Siswa Jeneponto Ini Dinamakan Pohon Kasih Sayang, Begini Ceritanya
muslimin/tribunjeneponto.com
Pohon lontar di Taman Siswa, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto ini, menyatu dengan pohon mirip beringin. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Aneh tapi nyata, begitulah kenyataan yang terlihat pada sebatang pohon lontar di Taman Siswa, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Pantauan TribunJeneponto.com, Rabu (17/05/2017) sore, pohon berbatang lurus itu terlihat menyatu dengan pohon mirip beringin.

Batang hingga akar pohon yang mirip pohon beringin itu terlihat meliliti batang pohon lontar.

Diperkirakan, pohon beringin itu tumbuh di tengah bahan pohon lontar lantaran terlihat akar dari pohon beringin menjular di tengan pohon lontar.

Melihat keanehan itu, seorang pengunjung, Adnan (31) yang ditemui, mengungkap cerita adanya sisi mistik dari keberadaan pohon itu.

"Kalau cerita yang beredar dari teman, pernah ada yang datang kencing di dalam sini (Taman Siswa) setelah kencing orang itu gatal-gatal dan berjalan seperti monyet katanya," ujar Adnan menceritakan mitos yang beredar.

Selain itu, menurut warga Belokallong, Kecamatan Binamu itu, pernah suatu ketika seorang paranormal yang mendeteksi keberadaan makhuk halus di dalam areal taman.

"Kalau cerita yang saya dengar dari orang pintar yang katanya dsri Jawa, ada tiga spot keberadaan mahluk halus di taman ini, salah satunya di pohon itu, ungkapnya menunjuk pohon.

Oleh penjual yang berada di bawa rimbunya pohon itu, Wati (34) menuturkan bahwa pohon itu kerap disebut sebagai pohon kasih sayang.

"Kalau orang-orang yang datang dijuluki pohon kasih sayang, karena itu pohon beringin memeluk pohon lontar," ujar Wati.

Wati merupakan cucu dari Almarhum Bosa, pemilik lahan sebelum dijadikan taman oleh Pemkab Jeneponto.

Diduga kuat Bosa lah yang menanam pohon misterius itu.

Namun, Wati enggan bercerita banyak soal kisah dibalik keberadaan pohon itu.

Sekedar diketahui, oleh masyarakat Sulsel, biasanya tunas muda pada phon lontar dijadikan sebagai baham dasar pembuatan minuman jenis ballo.

Tidak hanya itu, air berwarna putih kekuningan itu juga dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan gula merah.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help