TribunTimur/

Mahasiswi Cantik di Makassar Ini Galang Dana Buat Bocah Asal Sidrap

Koordinator Gerakan Perempuan Peduli, Helmiati mengatakan dirinya berinisiatif membantu meringankan beban Mahardika sekeluarga

Mahasiswi Cantik di Makassar Ini Galang Dana Buat Bocah Asal Sidrap - mahardi_20170518_210029.jpg
ist
Mahasiswi dari beberapa kampus di Makassar menggalang dana buat Mahardika, bocah asal Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap.
Mahasiswi Cantik di Makassar Ini Galang Dana Buat Bocah Asal Sidrap - mahardika_20170518_205438.jpg
amiruddin/tribunsidrap.com
Mahasiswi dari beberapa kampus di Makassar menggalang dana buat Mahardika, bocah asal Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap.

TRIBUNSIDRAP.COM, PANGKAJENE - Mahasiswi dari beberapa kampus di Makassar menggalang dana buat Mahardika, bocah asal Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap.

Pasca diimunisasi, Mahardika, balita 3 bulan itu, sempat koma di Rumah Sakit Arifin Nu'mang, Sidrap, sebelum dibawa ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Mahasiswi-mahasiswi cantik ini mengatasnamakan Gerakan Perempuan Peduli.

Setelah melakukan penggalangan dana di Pasar Segar Makassar, mereka pun membesuk Mahardika yang kini dirawat di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, Kamis (18/5/2017) sore.

Koordinator Gerakan Perempuan Peduli, Helmiati mengatakan dirinya berinisiatif membantu meringankan beban Mahardika sekeluarga hingga mengajak teman-temannya menggalang dana.

"Alhamdulillah, teman-teman merespon dengan baik gerakan kami, bahkan banyak yang bergabung dari beberapa kampus," kata Helmi sapaannya kepada TribunSidrap.com, Kamis (18/5/2017).

Ia pun mengapresiasi partisipasi donatur yang sudah peduli terhadap bocah malang tersebut.

"Rasa iba saja tidak cukup, harus ada gerakan nyata untuk membantu adik Mahardika," kata mahasiswi Program Pascasarjana Ilmu Hukum UMI Makassar itu.

Gerakan Perempuan Peduli tersebut beranggotakan mahasiswi dari UMI Makassar, STIEM Bongaya, Unismuh Makassar, dan beberapa kampus lainnya.

Sebelumnya, Mahardika putera pasangan Rasmi (37) dan Supardi (47) itu sepekan koma di Rumah Sakit Arifin Nu'mang, Sidrap.

Mereka membiarkan buah hatinya terbaring koma karena terkendala biaya.

Mahardika sejak lima hari yang lalu baru dirujuk ke RSUP DR Wahidin Sudirohusodo setelah Ketua DPRD Sidrap H Zulkifli Zain, bersama beberapa donatur bersedia menanggung biaya perawatannya di Makassar.

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help